oleh

Serahkan Bantuan, Kades Kadur Berharap Program Berlanjut

Kabarmadura.id/PAMEKASAN-Kepala (Kades) Desa Kadur Kecamatan Kadur Kabupaten Pamekasan H. Syaiful menyalurkan bantuan untuk warganya yang terdampakCovid-19, Sabtu (11/7/2020).

Bantuan dari jaring pangaman sosial (JPS) program Kemeneterian Sosial (Kemensos) tersebut, beruba yakni bantuan sosial tunai (BST)tahap ke IIIsenilai Rp600 ribukepada 397 keluarga penerima manfaat (KPM).

Dalam kegiatan yang dilaksanakandi balai Desa Kadur tersebut, Syaiful berharap, program tersebut bisa dilanjutkan, pasalnya ekonomi masyarkat belum pulih secara total.

Pada masa mewabahnya Covid-19 ini, kata Syaiful, berbagai bantuan yang diberikan oleh pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan pemerintah desa sangatlah berguna menjaga stabilitas ketahanan ekonomi warga, utamanya yang tersalurkan secara langsung, karena perlu ada perpanjangan program bantuan

“Dengan adanya bantuan, alhamdulillah bisa mempertahankan pola hidup masyarakat terdampak Covid-19, sehingga banyak masyarakat di desa kami yang terdampak bisa terbantu ekonominya,”paparnya saat diwawancara usai penyaluran JPS.

Pria yang juga ketua Ikatan kepala desa (IKASA) Kecamatan Kadur itu meminta agar program yang bisa meringankan beban masyarkat itu bisa dilanjutkan, seperti halnya bantuan lainnya yang bertambah 3 tahap selanjutnya, meski untuk nominalnya tidak sama.

“Jadi untuk yang BST ini sama halnya BLT DD, ada perpanjangan.Artinya dari Rp600 ribu menjadi Rp300 tidak ada masalah, malah kami berterimakasih apabila untuk bantuannya bisa diperpanjang secara khusus didesa kami, secara umum masyarakat Indonesia,”pungkasnya.

Sementara itu, Camat Kadur Hambali berharap, bantuan secara tunai itu bisa dimanfaatkan secara baik untuk kebutuhan sehari-hari, jika dimungkinkan tidak dihambur-harmburkan untuk hal yang kurang berguna.

Dia juga senada dengan yang disampaikan oleh kades Kadur, bahwa ada penambahan tahap ke 4-5 untuk bantuan yang datangnya dari pemerintah pusat, sebab masyarakat masih sangat membutuhkan uluran tangan pemerintah, namun sejauh ini masih belum ada informasi sama halnya BLT DD.

“Mudah-mudahan ada penambahan seperti penerima  BLT DD,”tukasnya. (rul/waw*)

 

Komentar

News Feed