oleh

Serahkan Pengelolaan Wisata ke Pemerintah Desa

Harap Bisa Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Kabarmadura.id/SAMPANG-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang melalui Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) setempat, diketahui ‘melepas’ pengelolaan sejumlah lokasi wisata kepada masyarakat atau pemerintah desa masing-masing.

Dengan melepas pengelolaan itu, maka secara otomatis, tidak ada lagi sengketa lahan wisata antara pemkab dengan masyarakat atau pemerintah desa.

Kepala Disporabudpar Sampang, Aji Waluyo memastikan, pengembangan destinasi wisata tidak lagi terkendala lahan milik warga, sebab pengembangan dan pengelolaan wisata diserahkan kepada desa masing-masing.

“Seperti contoh di Wisata Hutan Kera Nepa, Banyuates, sekarang dikelola oleh Bumdes. Bahkan anggaran pengelolaannya dibantu langsung oleh Kementerian Pariwisata melalui DAK pusat senilai Rp1,1 miliar. Kemudian di Wisata Pantai Lon Malang, Sokobanah, di sana dikelola masyarakat melalui pokdarwis, dan saat ini juga mendapat bantuan DAK pusat senilai Rp1,6 Miliar. Sementara untuk saat ini yang mulai berkembang yaitu Wisata Air Terjun Toroan di Kecamatan Ketapang,” timpalnya kepada wartawan.

Aji menjelaskan, khusus tempat wisata yang lahannya bermasalah seperti Wisata Goa Lebar di Kelurahan Rongtengah dan pemandian Sumber Otok di Desa Taddan, juga dikelola sepenuhnya oleh masyarakat.

“Kalau dikelola pemkab justru kurang berkembang, terlebih lahannya masih dimiliki warga. Makanya sekarang dikembalikan lagi ke desa masing-masing dan tentunya tetap mendapat pengarahan dari kami,” ucapnya.

Sementara ini, sambung Aji, pemetaan pengembangan pariwisata di Kabupaten Sampang terbagi menjadi tiga bagian wilayah yaitu wilayah utara, tengah dan selatan.

“Saat ini kami tengah fokus pada pengembangan di wilayah selatan, seperti wisata hutan bakau di Kecamatan Sreseh dan agrowisata petik Jambu Air di Kecamatan Camplong. Nah tentunya, jika destinasi pariwisata berkembang maka siklus perekonomian masyarakat juga berkembang dan PAD kita juga naik,” pungkasnya. (sam/pai)

Komentar

News Feed