Serapan Anggaran Penanganan Covid-19 Belum Maksimal

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ISTIMEWA) BELUM TERSERAP: petugas dari Satgas Covid-19 Bangkalan menyemprotkan disenfektan

KABARMADURA.ID, BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten Bangkalan tahun ini telah kembali melakukan refocusing anggaran. Refocusing tersebut diambilkan dari Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar 8,32 persen atau sebesar Rp77.667.969.360 untuk alokasi dukungan pendanaan belanja kesehatan dan belanja prioritas lainnya. Sementara itu penanganan Covid-19 yang diambilkan dari belanja tidak terduga (BTT) yang diperkirakan sebesar Rp10 miliar. Kini keduanya masih belum terserap.

Diketahui, dari catatan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bangkalan per tanggal 12 Juli 2021 lalu serapan masih 9.657.529.647. Begitu pula dengan anggaran BTT masih belum terserap sepenuhnya.

Bacaan Lainnya

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangkalan Rizal Moris mengatakan, sejauh ini alokasi BTT belum ada pengajuan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang membutuhkan.

“Sampai saat ini belum ada yang mengajukan, khususnya Dinas Kesehatan (Dinkes). Mungkin Dinkes masih memiliki anggaran dari dana bagi hasil untuk penanganan wabah Covid-19,” katanya.

Rizal yang juga merupakan Tim Verifikasi Pengguna Anggaran BTT Covid-19 tersebut menyampaikan, bahwa proses pencairannya tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Selama anggaran yang dialokasikan oleh BPKAD Bangkalan masuk skenario BTT. Maka pencarian juga harus mendapatkan verifikasi darinya.

“Kalau memang darurat, sesuai instruksi Kemendagri, daerah harus menyediakan refocusing BTT dan kami sudah siap menyediakan itu tahun ini,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron mengungkapkan, telah meminta BPKAD menyiapkan dana refocusing BTT sebesar Rp10 miliar. Dana tersebut akan dikhususkan pada kegiatan bakti sosial (Baksos) ataupun bantuan sosial (Bansos) bagi masyarakat yang terdampak akibat wabah Covid-19.

“Sejauh ini sudah kami instruksikan untuk direalisasikan,” tandas orang nomor satu di Bangkalan tersebut. (bri/ina)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *