Serapan APBD Sumenep Terganjal Proyek Fisik Lambat Rampung

News24 Dilihat

KABARMADURA.ID | SUMENEP-Realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Sumenep tahun 2022 masuk di angka 71,83 persen. Capaian tersebut dari belanja daerah senilai  Rp1.976.132.936.922 dengan pendapatan daerah APBD senilai Rp2.259.164.375.179. Pendapatan  daerah itu mampu dicapai 95,02 persen dari target senilai Rp2.377.448.599.088.

Kepala Berdasarkan data Badan Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Sumenep Rudi Yuyianto melalui Kepala Sub Bidang (Kasubbid) Akuntansi Belanja Muhlis Hariyanto mengatakan, meski masih belum mencapai target APBD 2022 masih ada kesempatan untuk menambah serapan APBD 2022.

Belum penuhnya serapan anggaran itu, salah satunya dari anggaran kegiatan proyek fisik yang belum dicairkan. Sebab, pekerjaannya belum selesai.

“Harapan saya untuk kegiatan di OPD utamanya yang memiliki kegiatan proyek fisik segara diselesaiakan agar cepat menyerap anggaran,” tukasnya.

Sebelumnya, Kepala Bidang (Kabid) Perbendaharaan BPPKAD Sumenep Sumenep Uswatun Hasanah meminta semua OPD segera melaksanakan kegiatan sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan dan merealisasikan belanjanya secara tepat waktu, utamanya proyek fisik yang dananya banyak belum dicairkan karena pekerjaannya belum selesai.

Baca Juga :  Izin Mudah, Air Minum Kemasan Boleh Diproduksi Perseorangan

“Terakhir pengajuan SPM untuk pencairan belanja langsung kepada rekanan tanggal 21 Desember 2022. Itu sesuai Surat Edaran Bupati Sumenep Nomor 900/4512/435.201.5/2022 yang terbit tanggal 18 Oktober 2022 lalu,” tegas dia.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Penataan Bangunan dan Gedung Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sumenep Benny Irawan memastikan bahwa semua proyek fisik sudah hampir selesai.

“Ada yang sudah selesai tetapi belum mengajuakan SPM untuk pencairan belanja langsung kepada rekanan sehingga serapan masih rendah. Tetapi, ini sedang proses pengajuan agar serapan APBD itu maksimal,” ucap pria yang akrab disapa Benny itu.

Mengenai APBD Sumenep, capaian pendapatan daerah didapatkan dari pendapatan asli daerah (PAD) yang terdiri dari pajak daerah retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan yang dipisahkan serta lain lain PAD yang sah.

Sedangkan pendapatan transfer tersebut terdiri dari transfer pemerintah pusat, pendapatan transfer antardaerah. Kemudian juga didapat dari lain-lain pendapatan daerah yang sah, meliputi pendapatan hibah, lain-lain pendapatan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Baca Juga :  PLN Minta Warga Madura Lebih Bersabar, Titik Gangguan sedang Dicari

Dari sisi belanja, untuk belanja transfer terdiri dari belanja bagi hasil, belanja bantuan keuangan.

Serapannya, untuk belanja operasi terdiri dari belanja pegawai, belanja barang dan jasa, belanja hibah dan belanja bantuan sosial. Sedangkan belanja modal, terdiri dari belanja modal tanah, belanja peralatan dan mesin, belanja gedung dan bangunan, belanja modal jalan, jaringan dan irigasi serta belanja modal aset tetap lainnya.

REALISASI APBD SUMENEP 2022 (per 6 Desember 2022)

PENDAPATAN DAERAH

  • PAD
  • Pagu/target: Rp235.181.883.591,00.
  • Terealisasi: Rp223.008.574.287,64
  • Kurang: Rp12.173.309.303,36

 

  • Transfer
  • Pagu/target: Rp2.022.716.105.497,00
  • Realisasi: Rp1.971.805.940.436,00
  • Kurang:910.165.061,00

 

  • Lain-lain pendapatan daerah yang sah
  • Pagu/target: Rp119.550.610.000,00.
  • Realisaai: Rp64.349.860.456,00
  • Kurang:Rp55.200.749.544,00

Jumlah keseluruhan

Pagu/Target: Rp2.377.448.599.088,00

Realisasi: Rp2.259.164.375.179,64

Kurang: Rp118.284.223.908,36

Persentasi: 95,02 %

JUMLAH BELANJA DAERAH

  • Belanja operasi
  • Pagu/Target: Rp1.949.654.464.049,00
  • Realisasi: Rp1.366.222.438.884,11
  • kurang: Rp583.432.025.164,89
  • Belanja modal
  • Pagu/Target: Rp243.651.232.729,00
  • Realisasi: Rp103.733.602.554,59 dari Kurang: Rp139.917.630.174,41 42,57
  • BTT
  • Pagu/Target: Rp22.500.000.000,00
  • Realisasi: Rp11.323.371.558,00
  • Kurang: Rp11.176.628.442,00
  • Belanja Transfer
  • Pagu/Target: Rp 535.415.629.430,00,
  • Realisasi: Rp 494.853.523.926,00
  • Kurang: Rp40.562.105.504,00
Baca Juga :  Sering Gagal Target, PT Garam Perkecil Target Produksi Tahun 2023

Jumlah Keseluruhan

Pagu/target: Rp2.751.221.326.208,00

Realiasasi: Rp1.976.132.936.922,70

Kurang: Rp775.088.389.285,30

Persentase: 71,83 %

Sumber: BPPKAD Sumenep

PROYEK FISIK BELUM SELESAI

APBD MURNI

  • Rehabilitasi kios Pasar Lenteng:

Anggaran: Rp1.351.640.646

Progres: 56.63 persen

  • Pembangunan pagar keliling RSUD Arjasa

Anggaran: Rp1.579.061.999

Progres: 80 persen

  • Proyek rehabilitasi Pendopo Keraton Sumenep

Anggaran: Rp1.365.483.523

Progres: 69,14 persen

  • Pembangunan jalan lingkar bandara

Anggaran: Rp3.738.317.275

Progres: 50 persen

  • Pelebaran jalan Rubaru-Pakondang

Anggaran: Rp13.927.645.802

Progres: 50 Persen

  • Normalisasi sungai

Anggaran: Rp600 juta (2 paket)

Progres: 80 persen

P-APBD

  • Pemeliharaan berkala Jalan Rubaru-Tambak Agung Tengah

Anggaran: Rp600 juta

Progres: 5 persen

  • Pemeliharaan berkala Jalan Legung-Jembatan Jangkong

Anggaran: Rp900 juta

Progres: 5 persen

  • Rehabilitasi gedung kejaksaan

Anggaran

Progres: 10 persen

  • Rehabilitasi gedung pengadilan negeri

Anggaran: Rp178 juta

Progres: 10 persen

  • Proyek tangkis laut

Anggaran: Rp1 miliar

Progres: 5 persen

  • Proyek MCK

Anggaran: Rp1,8 miliar (25 paket)

Progres: 50 persen

  • Proyek SPAM

Progres: 50 persen

Sumber: PUTR Sumenep

Reporter: Imam Mahdi

Redaktur: Wawan A. Husna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *