Serbuan Vaksinasi TNI AL di Bangkalan Sepi Peminat

  • Whatsapp
(FOTO: KM/HELMI YAHYA) MENGONTROL: Serbuan vaksinasi Koarmada II TNI AL di Stadion Gelora Bangkalan kurang diminati masyarakat.

KABARMADURA.ID;BANGKALAN-Target capaian vaksinasi di wilayah aglomerasi rendah, TNI Angkatan Laut Komando Armada II (Koarmada II) menggelar serbuan vaksinasi di wilayah aglomerasi Surabaya, Sidoarjo, Gresik dan Bangkalan. Meski begitu, minat masyarakat yang hadir untuk divaksin justru rendah.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (29/9/21) itu, dipusatkan di Stadion Gelora Bangkalan (SGB). Kemudian disebar di 22 puskesmas di 18 kecamatan. Dalam kegiatan itu, TNI AL menyiapkan 30.000 dosis vaksin Sinovac tahap 1 dan tahap 2.

Panglima Koarmada II Laksda TNI Dr. Iwan Isnurwanto mengatakan, kegiatan itu merupakan perintah langsung dari Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono kepada seluruh jajaran TNI AL se-Indonesia.

“Jadi kegiatan ini tidak difokuskan hanya di satu tempat, kami sebar di 22 puskesmas di Bangkalan, serta salah satu pondok (pesantren),” ucap jenderal bintang dua tersebut.

Vaksinasi untuk mendukung penanganan Covid-19 demi mempercepat pemulihan ekonomi nasional tersebut, tegas Laksda Iwan, merupakan bagian dari upaya para prajurit TNI untuk menciptakan kekebalan kelompok dari Covid-19 di Bangkalan.

Meski begitu, Laksda Iwan juga tidak menepis fakta mengenai sepinya kegiatan itu. Bahkan dari laporan beberapa nakes yang ditugaskan dari 22 puskesmas, baru menerima 5 sampai 10 warga yang vaksin.

“Saya akui di sini (SGB) memang lebih lengang, tapi semoga saja di puskesmas dan pondok pesantren di Modung ramai, karena kabarnya mencapai 1.500 peserta,” terangnya.

Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron juga membenarkan bahwa capaian target vaksinasi di Bangkalan terendah jika dibandingkan dengan wilayah lain dalam aglomerasi, Surabaya, Gresik dan Sidoarjo. Sehingga perlu banyak kegiatan vaksinasi yang tidak terpusat di satu tempat.

“Secara evaluasi mingguan, Bangkalan memang masih terendah, makanya kami terus mendorong agar segera meningkat,” ucap bupati dengan sapaan Ra Latif ini.

Sedangkan vaksinasi yang dilakukan di salah satu pondok di Kecamatan Modung, lokasinya di Desa Suwa’an dengan sasaran para santri dan warga sekitar.

“Alhamdulillah dari laporan yang kami terima diikuti oleh lebih dari 1.500 peserta,” ungkap Ra Latif.

Reporter: Helmi Yahya

Redaktur: Wawan A. Husna

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *