Sering Gagal Target, PT Garam Perkecil Target Produksi Tahun 2023

News18 Dilihat

KABARMADURA.ID | SUMENEP-Badan usaha milik negara (BUMN) PT. Garam (Persero) mengakui produksi garam sering tidak mencapai target. Atas dasar itulah, pada tahun 2023 memperkecil target produksinya. Munurunnya produksi itu salah satunya di tahun 2022. Dari target 350.000 ton, hanya dicapai 64.000 ton.

Corporate Secretary PT Garam Indra Kurniawan mengakui menurunnya capaian lantaran kondisi cuaca yang tidak menentu, terkadang tiba-tiba hujan kemudian panas sedikit hujan. Hal itu menyebabkan hasil produksi garam tidak optimal.

Jauhnya capaian produksi dengan target tersebut, kata Indra, dapat dipertanggungjawabkan, artinya bukan karena kelalaian dari pihak PT Garam. Namun, karena cuaca tidak baik.

Pada tahun 2023 ini, targetnya dikurangi 64.000 ton, dari semula sebanyak 350.000 ton di tahun 2022, menjadi 225.000 di tahun 2023.

“Target itu pada masa recovery atau pemulihan. Diharapkan, pada tahun 2023 dapat mencapai target produksi. Rata-rata dari tahun k etahun tidak mencapai target karena diakibatkan cuaca tidak menentu,” kata Indra, Minggu (8/1/2022).

Baca Juga :  Pengembangan Infrastruktur Bandara Trunojoyo Sumenep Tidak Lagi Prioritas

Pemenuhan target itu akan dimulai April atau Mei 2023. Sesuai dengan datangnya musim produksi garam.

Berkaca dari kondisi tahun lalu, PT Garam akan mengantisipasinya di tahun 2023. Saat itu, atas buruknya cuaca, musim produksi garam mundur. Semestinya, awal Mei sudah mulai memproduksi garam, tapi hingga Juli masih ada gangguan hujan. Hal itu yang sangat mempengaruhi capaian produksi.

Dalam proses pemulihan di tahun 2023 ini, juga dilakukan beberapa hal untuk meningkatkan kembali capaian produksi. Upaya yang akan dilakukan  itu salah satunya menormalisasi ladang pegaraman.

Saat ini, sekitar 5.000 hektare lahan garam yang saat ini dikelola PT. Garam. Dalam normalisasi ladang itu, akan diperiksa kembali tata kolola air di setiap wilayah  pegaraman. Bozem atau penampung air yang mengalami pendangkalan akan dikeruk. Selain boezem, juga akan menangani proses kristalisasi.

Menurunnya produksi garam PT Garam dimulai sejak 2018. Dari target 400.000 ton dicapai  361.972 ton, target  tahun 2020 sebanyak 450.000 ton dicapai 436.945 ton, target tahun 2020 sebanyak 400.000 ton dicapai 206.456 ton, target tahun 2021 sebanyak 350.000 ton dicapai 180.018 ton, target tahun 2022 sebanyak 350.000 ton dicapai 64.000 ton. Sedangkan tahun 2023 ini ditarget 225.000 ton.

Baca Juga :  Mantan Kades Dijemput KPK, Diduga Menyuruh Antar Uang ke Oknum Legislator Jatim

PRODUKSI PT GARAM 2018-2023

Tahun Target (ton) Capaian (ton) Keterangan
2018  400.000  361.972 (tidak mencapai)
2019  450.000  436.945 (tidak mencapai)
2020  400.000  206.456 (tidak mencapai)
2021  350.000  180.018 (tidak mencapai)
2022  350.000  64.000 (tidak mencapai)
2023  225.000  Tunggu Produksi

Pewarta: Imam Mahdi

Redaktur: Wawan A. Husna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *