oleh

Serunya Mess Pemain Madura United Saat Sahuran

Kabarmadura.id-Sebelum suara ‘Sahur, sahur, sahur’ bergema di masijid-masjid di sekitar Mess Sahara Bangkalan (homestay Madura United), aroma makanan telah menjalar yang bersumber dari dapur mess. Tiga pemasak telah siap-siap sejak pukul 00.00 WIB untuk menyiapkan santapan sahur Fachruddin W Ariyanto dan kawan-kawan.

Ketika memasuki pukul 02.00 WIB, masakan sudah siap santap di ruang makan. Kini, giliran Kitman tim Bambang yang datang ke per kamar untuk membangunkan para Slamet Nurcahyo dan kolega untuk makan sahur bersama.

Kitman asal Pamekasan itu hanya membangunkan sekali. Setelah itu, skuad Laskar Sape Kerrab yang bangun duluan yang membangunkan rekan satu timnya, seperti Fachruddin W Ariyanto. Dia melanjutkan tugas Bambang untuk membangunkan teman satu timnya.

Baru, mereka bersama-sama menyantap sahur di ruang makan dengan menu lalapan lele, Rabu (8/5) dini hari. Sahur kemarin itu menjadi pertama tahun ini yang dilakukan bersama-sama oleh penggawa tim yang berbasis di Pulau Garam. Sebab, Sahur dua hari pertama, mereka lakukan di rumah masing-masing.

Saat menikmati sahur, kejailan pun terjadi. Terutama, saat bek sayap Andik Rendika Rama yang mengingatkan winger muda Fajar Ramadhan Ginting untuk bangun. Padahal, Fajar sudah bangun dengan makan yang siap makan di depannya.

Lantaran tingkah Rama tersebut, semua pemain dan officila tim yang tengah sahur bersama pun terpancing untuk tertawa. Rasa ngantuk yang masih menyelimuti mereka serasa hilang seketika.

“Jelas langsung sadar, kalau orang ketawa pastinya seperti itu,” ujar Rama.

Namun meski dilakukan bersama-sama, tidak semua pemain berkumpul. Lantaran, beberapa dari mereka masih menukain ibadah salat malam. Kemudian, mereka menyusul makan sahur.

Sebab kemarin dini hari merupakan pertandingan leg kedua semi final Liga Champion Eropa yang mempertemukan Liverpool versusu Barcelona FC, kiper asal tangerang M. Ridwan masih langsung menuju ruang tamu untuk menyaksikan laga tersebut.

Kala itu, Liverpool yang keluar sebagai pemenang dengan skor 4-0. Kedudukan agregat 4-4 tetap menghantarkan tim asal Ingris itu ke parta puncak, lantaran unggul gol tandang atas Leonel Messi cs.

Kata Ridwan, kedua tim yang ditontonnya bukan tim favoritnya. Akan tetapi, sebagai pemain sepakbola mengatakan, itu baik untuk menonton bola, lebih-lebih pertandigan dari klub-klub Eropa.

“Bukan, saya hanya nonton saja sambil menunggu waktu salat Subuh, tapi seharusnya pemain bola harus nonton bola,” tutupnya. (idy/bri)

 

Komentar

News Feed