Sesuai Prosedur, Polres Siap Hadapi Sidang Praperadilan

  • Whatsapp
(KM/IST) PRAPERADILAN: Tersangka kasus beras oplosan, LA,  mengajukan praperadilan.

Kabarmadura.id/Sumenep-Kepolisian Resort (Polres) Sumenep mengaku siap ladeni praperadilan yang diajukan oleh LA (40) dalam kasus beras oplosan. Pihak tersangka mengajukan praperadilan untuk menggugat kejanggalan dalam proses penangkapan terhadap tersangka.

Kasatreskrim Polres Sumenep AKP Oscar Stefanus mengatakan, praperadilan yang diajukan oleh kuasa hukum LA bukan sesuatu hal yang baru dalam penegakan hukum. Bahkan bukan sebuah masalah, karena siapapun bisa melakukannya.

Bacaan Lainnya

Praperadilan yang diajukan oleh tim kuasa hukum tersangka dalam kasus pengoplosan beras program BPNT yang dilakukan oleh LA. Pengadilan Negeri Sumenep mengabulkan permohonan kuasa hukum tersangak untuk menggelar praperadilan terlebih dahulu.

“Ya berkas-berkas kan sudah lengkap tinggal melimpahkan ke kejaksaan, tapi berhubung melakukan pengajuan praperadilan oleh Bu Latifa maka kami ladeni terlebih dahulu,” katanya, Rabu (8/4/2020).

Bahkan kabarnya pihak LA siap memborong hingga tujuh pengacara atau kuasa hukum untuk mengajukan banding. Tetapi Oscar mengaku tidak getir untuk melayani gugatan tersangka. Sekali lagi dia menegaskan kejadian seperti itu sudah lumrah dalam sebuah kasus.

“Intinya kami melakukannya sudah sesuai dengan peraturan yang ada. Tetapi jika mereka melakukan praperadilan tentunya kami siap ladeni, optimis, karena acuan kami lakukan sudah sesuai kok,” imbuhnya.

Kasus tersebut kurang lebih sudah hampir dua bulan berjalan pasca dilakukan penggrebekan pada (27/2) lalu. Keberhasilan tersebut membuat sejumlah pihak meminta Polres untuk lebih keras mendalami kasus oplosan tersebut karena ada dugaan tidak hanya dilakukan oleh satu perusahaan saja. (ara/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *