oleh

Setahun Bisa Terbitkan Tiga Buku

KABARMADURA.ID, Sampang  – Latar belakang keluarga bukanlah dari keluarga terdidik hingga perguruan tinggi. Namun, itu tidak menyurutkan obsesi Imroatul Mufidah (20) untuk masuk dalam dunia literasi. Bukan sebagai pembaca, Fida, nama panggilannya justru sebagai pengarang buku.

Usianya yang tergolong belia, Fida sudah berhasil mengarang tiga buku. Menariknya, karya dari  Fida tersebut juga menjadi referensi banyak kalangan.

Gadis asal Camplong Sampang itu menuturkan, berkarya dengan cara menulis sejarah akan mengenang dirinya, sehingga dalam menjalani masa hidup tidak terlewat begitu saja.

“Saya berasal dari keluarga yang tidak mempunyai pendidikan yang tinggi, tetapi hal itu tidak menjadi acuan saya untuk bisa menulis, sebab semuanya itu pada kemauan. Sehingga, dengan adanya tulisan ini bisa berbagi ke pemuda, mahasiswa untuk mencintai dunia literasi. Alhamdulillah saat ini sudah ada tiga buku yang berhasil kami terbitkan salam satu tahun,” ungkapnya, Kamis (8/10/2020)

Buku pertama Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura angkatan 2017 berjudul “Dosenku, Mahasiswa Saya”. Untuk buku terbitan pertamanya tersebut, Fida berkolaborasi dengan dosennya Mr. Wafi. Sementara buku kedua, “Jejak Kaki di Tanah Malaysia” yang menguraikan perjalanan ketika menjadi paper presenter di Johor International Student Leaders Conference (JISLC 2020) di Johor, Malaysia.  Sementara buku ketiganya berjudul “Allah itu Romantis” yang menelisik problema kawula muda

“Semuanya atas dasar niat berbagi, untuk penerbitan buku pertama di Pamekasan, yakni bulan Juli 2020, dan kedua Agustus 2020, dan ketiga masih proses,” pungkasnya (mal/bri).

Komentar

News Feed