Setahun di Petani, Saldo Kartu Tani Kosong

  • Whatsapp
TIDAK BERMANFAAT: Puluhan ribu Kartu Tani yang diterima petani di Sampang hingga kini belum terisi saldo. 

Kabarmadura.id/SAMPANG-Kartu Tani yang diterima para petani di Kabupaten Sampang sejak akhir tahun 2017, hingga kini belum pernah digunakan sama sekali. Masalahnya, kartu yang sempat digadang-gadang oleh pemerintah pusat itu belum terisi saldo.

Semula, program Kartu Tani tersebut digagas oleh Kementerian Pertanian (Kementan) RI untuk membantu subsidi pupuk agar dapat tersalurkan kepada petani secara tepat jumlah, tepat jenis, tepat waktu, tepat tempat, tepat mutu, dan tepat harga.

Di Madura, penyaluran Kartu Tani diserahkan secara simbolis di Kabupaten Sumenep, Selasa (6/6/2017). Sedangkan kuota penerima Kartu Tani untuk Kabupaten Sampang tercatat 159.215.

Pada kesempatan tersebut, hadir Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, Bupati Sumenep KH A Busyro Karim, serta jajaran direksi BUMN terkait, seperti PT Pupuk Indonesia, Bulog, PT Pertani, PT Sang Hyang Seri, PT RNI, dan PT PPI.

Bank BNI merupakan salah satu bank negara yang ditunjuk pemerintah untuk mendistribusikan Kartu Tani di Jawa Timur. Sampai saat ini, BNI telah merealisasikan penyaluran Kartu Tani di beberapa kawasan di Jawa Timur kepada sebanyak 568.000.

Jumlah petani yang tercatat di Jawa Timur saat ini mencapai 3 juta petani, di mana 1,3 juta petani di antaranya adalah petani penerima subsidi pupuk. Para petani tersebut mendapatkan pasokan pupuk yang diproduksi oleh PT Pupuk Kaltim dan PT Petro Kimia. Pupuk tersebut disalurkan ke seluruh Jawa Timur melalui 6.883 pengecer pupuk.

Untuk mengkonfirmasi bermanfaat tidaknya Kartu Tani di Sampang, Kabar Madura lantas mengontak Taufiqurrahman, yang tercatat sebagai ketua kelompok tani (Poktan) Tani Murni.

Bahkan kepada Kabar Madura dia tidak memungkiri telah menerima Kartu Tani pada akhir tahun 2017 lalu.

Dari penuturan Taufiq – sapaan Taufiqurrahman, kartu tani tersebut belum bisa digunakan lantaran saldonya kosong.

“Rekeningnya tidak terisi saldo sampai sekarang, jadi apa yang mau digunakan. Tidak ada realisasinya sampai sekarang sejak dibagikan,” ujarnya.

Kata dia, sejak membagikan kartu tersebut, pemerintah pusat maupun Pemerintah Kabupaten sama sekali tidak melakukan komunikasi atau memberikan informasi lanjutan pada para petani.

Lantaran putusnya komunikasi itu, dia mengaku kebingungan untuk mencari informasi soal realisasi program tersebut.

“Nah, ini tidak ada komunikasi lanjutan, kenapa tidak diisi saldonya? dan sebagainya,  jadi percuma saja ada Kartu Tani,” timpalnya dengan nada kecewa.

Untuk menyiasati kegalauan kartu tani yang tidak bermanfaat, sambung dia, dirinya memilih memanfaatkan pupuk organik dibandingkan pupuk urea maupun NPK. Selain lebih murah, pupuk organik juga lebih mudah di dapat dan tidak berbelit-belit.

Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian (Dispertan) Sampang, Suyono juga tidak menampik jika Kartu Tani disebut-sebut belum terisi saldo. Sedangkan penyebabnya, tutur Suyono, karna kartu dimaksud masih dalam tahap uji coba dan proses verifikasi.

“Memang sampai sekarang belum terisi saldonya,” kata Suyono.

Pihaknya juga belum bisa memastikan kapan kuota pupuk bersubsidi melalui Kartu Tani akan diisi. Sebab, kata Suyono, hal itu menjadi kewenangan Kementan RI.

“Inginnya secepatnya, nanti kalau kuotanya sudah diisi oleh kementerian, baru bisa digunakan kartu taninya oleh petani,” tegasnya.

Dijelaskanya, kartu tani adalah alat transaksi berupa kartu debit sebagaimana kartu ATM yang dapat digunakan untuk membeli pupuk bersubsidi. Manfaat yang dapat diperoleh para petani yakni memperoleh pupuk bersubsidi sesuai kuota yang diberikan.

Kartu tani berlaku untuk selamanya, tinggal setiap tahun alokasi kebutuhan pupuknya yang diupdate. Sementara untuk pengalokasian kebutuhan pupuk disesuaikan dengan rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK). Melalui Kartu Tani, pemerintah menargetkan lebih mudah dalam mengontrol peredaran pupuk bersubsidi. (sam/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *