Setahun Vakum, BUMD Apotek Trunojoyo Sampang Direncanakan Pengaktifan

  • Whatsapp
(FOTO : KM/SUBHAN) JUWAINI: Kabag Perekonomian Setkab Sampang

KABARMADURA.ID | SAMPANG -Keberadaan Apotek Trunojoyo sudah sekitar satu tahun dibiarkan vakum. Usaha yang bergerak dalam farmasi itu ditinggalkan oleh direktur dan karyawannya. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang itu kini direncanakan untuk pengaktifan kembali. Bahkan sudah mempersiapkan calon direktur yang akan mengelola apotek tersebut.

Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian Sekretariat Pemerintah Kabupaten (Setkab) Sampang Juwaini mengatakan, saat ini pihaknya gencar mengadakan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk pengaktifan kembali Apotek Trunojoyo itu, karena sudah sekitar satu tahunan tidak ada kegiatan usaha.

“Vakumnya apotek ini bukan karena bangkrut, tetapi karena direktur dan semua pegawai yang lama mengundurkan diri, maka ditutup sementara, sekarang ini dalam proses pengaktifan kembali,” ujar Juwaini saat dikonfirmasi Kabar Madura, Kamis (18/11/2021).

Dirinya membeberkan, semua aset Apotek Trunojoyo itu hingga kini masih tetap ada, karena tidak dibubarkan, hanya saja ditutup sementara lantara sudah tidak ada pegawainya. Dengan demikian, perlu diangkat pelaksana tugas (Plt) direktur utata (dirut) agar usaha itu bisa dijalankan kembali.

Lanjut dia, untuk permodalan dalam pengaktifan kembali Apotek Trunojoyo itu, pihaknya mengaku masih akan membicarakan dengan plt dirut, terkait sistem dan hal lainnya, sehingga BUMD Apotek Trunojoyo bisa beroperasi kembali.

“Kalau nanti plt dirutnya sudah ada dan usahanya berjalan lagi, maka bisa diadakan seleksi terbuka untuk direktur difinitifnya sesuai ketentuan yang berlaku,” urainya.

Sambung dia, untuk saat ini BUMD milik Pemkab Sampang yang belum memiliki direktur definitif, meliputi PT. Geliat Sampang Mandiri (GSM) dan Apotek Trunojoyo.

“Untuk seleksi direktur apotek ini belum bisa dilaksanakan tahun ini, karena masih proses pengaktifan kembali, sedangkan untuk seleksi dirut PT. GSM ini sudah kita agendakan dilaksanakan tahun depan, karena untuk mengadakan seleksi ini butuh anggaran,” tukasnya.

Reporter: M. Subhan

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *