Setelah Desa Tematik, Bupati Pamekasan Gencar Gali Potensi Ekonomi di Kelurahan

  • Whatsapp
(FOTO: Prokopim for KM) SEMANGAT: Bupati Pamekasan Baddrut Tamam saat meninjau potensi ekonomi yang berada di sejumlah kelurahan, Sabtu (19/5/2021) kemarin.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN-Setelah sukses mendorong desa-desa mengembangkan potensi ekonomi melalui program Desa Tematik, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam kini gencar menggali potensi ekonomi ke sejumlah kelurahan di wilayah setempat.

Langkah tersebut diwujudkan bupati yang nyentrik disapa Mas Tamam itu dengan melakukan blusukan ke sejumlah kelurahan. Didampingi sejumlah pejabat teknis, Mas Tamam melihat langsung potensi ekonomi yang berada di kelurahan untuk dikembangkan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Saat melakukan blusukan itu, bupati yang kerap menyapa warganya secara langsung itu juga menyerap aspirasi masyarakat serta lurah setempat untuk menggali potensi yang bisa dikembangkan di tiap-tiap kelurahan.

“Ada tiga tujuan yang ingin kami (Pemkab Pamekasan,red) capai dalam kunjungan ke beberapa kelurahan ini. Kegiatan semacam ini akan jadi agenda rutin mingguan ke kelurahan-kelurahan yang lain, apalagi memang kami punya agenda sering turun ke desa-desa,” kata Baddrut Tamam usai blusukan.

Blusukan yang diawali dengan mengunjungi Kelurahan Jungcangcang, menuju Kelurahan Bugih, Kelurahan Patemon, kemudian ke Kelurahan Gladak Anyar, dan diakhiri di Kelurahan Kowel. Selama blusukan, Mas Tamam memberikan apresiasi secara khusus kepada kelurahan yang telah berinovasi mengembangkan potensi yang dimiliki.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengungkapkan, saat ini Kelurahan Bugih sedang fokus pada pengembangan wisata dan kuliner. Kelurahan lain yang mengembangkan kerajinan pembuatan rebana khas Pamekasan.

Kemudian Kelurahan Kowel berinovasi mengembangkan sejumlah potensi wisata. Termasuk juga muncul gagasan wisata government yang saat ini diseriusi oleh kelurahan.

“Anak-anak SMA nantinya juga akan kami ajak untuk mengetahui peran dan fungsi kelurahan, kecamatan, pemerintahan dan beberapa instansi lain yang bisa mengedukasi masyarakat,” lanjut suami Naila Tamam ini.

Dia mengaku sangat apresiatif atas kerja lurah-lurah yang sudah sesuai dengan tugas dan fungsinya. Termasuk inovasi yang dilakukan dalam mengembangkan beberapa potensi ekonomi yang luar biasa.

Selain melihat potensi ekonomi, tokoh muda Nahdlatul Ulama ini menyampaikan, tujuan blusukan itu juga untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat di setiap kelurahan terlaksana dengan baik. Termasuk infrastruktur yang memerlukan tindakan cepat untuk segera diperbaiki.

Mas Tamam juga mengaku, sengaja turun di saat hari libur lantaran dinilai lebih efektif dalam menyerap aspirasi masyarakat. Menurutnya, kegiatan yang bersifat seremonial justru akan membuat pemimpin dengan rakyatnya berjarak. Sehingga dengan blusukan semacam itu, pihaknya ingin lebih mendekatkan pemerintahan dengan masyarakat.

“Pak camat dengan pak lurah merupakan bagian the dream team atau tim impian. Orientasi akhirnya adalah layanannya semakin bagus, infrastrukturnya lebih bagus, termasuk pengembangan ekonomi yang mau didorong oleh masing-masing kelurahan semakin maksimal,” tambah mantan anggota DPRD Jawa Timur dua periode tersebut.

Dirinya berharap, upaya Pemkab Pamekasan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat mendapat dukungan seluruh elemen, utamanya stakeholder di desa maupun di kelurahan.

Pihaknya meyakini, ketika langkah strategis yang dilakukan Pemkab Pamekasan, baik melalui Desa Tematik maupun program strategis lainnya mendapatkan dukungan dari seluruh elemen, keinginan untuk menjadikan Pamekasan yang berkemajuan dan mandiri di bidang ekonomi dapat terwujud.

“Kelurahan nantinya bisa menggali potensinya melalui strategi kelurahan tematik untuk meningkatkan ekonomi masyarakat di setiap kelurahan,” pungkasnya. (pin/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *