Siaga Pemilih Fiktif Pilkada Sumenep

  • Bagikan
(FOTO: KM/SYAHID MUJTAHIDY) AWAS: Semua pihak mengantisipasi pendulangan suara melalui cara curang.

KABARMADURA.ID, SUMENEP – Pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumenep, Rabu (9/12/2020), Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sumenep tengah fokus mengantisipasi pemilih fiktif.

Komisioner Bawaslu Sumenep Divisi Hukum, Data, dan Informasi Imam Syafi’i memiliki cara untuk mengantisipasi kecurangan pemilih fiktif itu. Yakni, pengawas pemilu (panwas) di lapangan harus mengantongi salinan dari daftar hadir, guna memantau daftar pemilih tetap (DPT) dan yang menggunakan persyaratan lain untuk menyalurkan hak suaranya.

Pihaknya juga akan mememastikan data tersebut sesuai dengan warga yang menyalurkan hak suaranya dengan yang tidak mencoblos nantinya.

Bawaslu Sumenep juga berjanji akan mengawal formulir model C hasil KWK, guna memastikan tidak terjadi kecurangan di Pilkada Sumenep 2020.

“Kami pastikan juga punya salinan atau fotokopi daftar hadir. Kami harus bisa mengawal model C hasil KWK sesuai dengan hasil yang ada di lapangan,” ucap Imam.

Sementara itu, tim sukses (timses) pasangan calon (paslon) nomor urut 1 Abrari el Zael menyampaikan, tim paslon dengan tagline Sumenep Melayani inioptimis oknum yang akan mendulang suara akan ketahuan.

“Misalkan ada pihak menambah daftar pemilih pasti ketahuan. Kami juga perkuat saksi dan koordinasi juga dengan pihak terkait,” tuturnya.

Sedangkan, timses paslon nomor urut 2 Rasidi menegaskan, bahwa Pilkada Sumenep 2010 akan berjalan dengan jujur. Tapi, dia tetap akan antisipasi dengan memperkuat saksi.

“Tapi antisipasi kami, saksi harus diperkuat. Kami juga percaya kepada KPU dan Bawaslu Sumenep bahwa Pilkada kali ini yang paling jujur,” tutup Rasidi. (idy/KM58)

 

Baca juga  RS Nindhita Akui Sesuai SOP, Terkait Meninggalnya Pasien Hamil Setelah Operasi Sesar
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan