Sidak SGB, Visual Rumput Perlu Pembenahan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/HUMASPROTOKOLBANGKALAN) MENINJAU: Perwakilan dari Kemeterian PUPR bersama Forkopimda Bangkalan meninjau langsung renovasi SGB.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN – Direktur Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Iwan Suprijanto meninjau langsung proses renovasi Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Rabu (25/11/2020). Hasilnya,  ada beberapa titik lokasi yang perlu dilakukan pembenahan.

Menurut Iwan secara visual sudah terlihat bagus, namun setelah dilakukan uji pantul, glinding, kemiringan atau elevasi, dan kecepatan daya resap air ternyata masih perlu dibenahi.

Bacaan Lainnya

Kunjungan tersebut dia lakukan untuk memastikan proses renovasi stadion yang akan dicanangkan sebagai lokasi latihan piala dunia U-20. Ditemani oleh Wakil Bupati Bangkalan Mohni bersama Kepala Dinas Pemuda Dan Olahraga (Dispora) Bangkalan Saad Asdjari, Iwan meminta Renovasi rumput ini akan menjadi yang utama yang dikerjakan.

“Terdapat kemiringan yang kurang sesuai dan sedikit tidak rata, serta daya pantul serta glindingnya tidak memenuhi standart FIFA, sehingga sesuai dengan rekomendasi FIFA dan PSSI harus direnovasi dan diganti,” ungkapnya.

Sedangkan untuk renovasi ruang lingkup lainnya adalah bangunan terutama untuk ruang ganti dan toilet. Untuk lighting tidak ada masalah. Renovasi rumput ini dia mengimbau agar bulan Desember nanti sudah tertanam dan dilakukan service maintenenece.

“Bulan april harus sudah rampung, namun tetap harus kami lakukan perawatan, karena rumput memiliki fase,” jelasnya.

Dia menekankan, agar pada pertengahan Desember nanti rumput segera ditanam. Hal tersebut dilakukan agar pengerjaan fisik renovasi segera selesai sesuai dengan target waktu yang telah ditentukan.

“Desember ini rumputnya akan ditanam karena itu memerlukan tahapan-tahapan karena tidak seperti menanam rumput biasa,” pesannya.

Masih menurut Iwan, sesuai dengan persyaratan dari FIFA,  paling diutamakan adalah lapangan. Yakni lapangan latihan harus sesuai dengan lapangan utama. Sebab, dikhawatirkan kalau sampai lapangan itu terdapat kemiringan, maka itu bisa jadi nanti akan menguntungkan salah satu pemain atau tim.

“perbaikan terhadap ruang ganti dan toilet yang ada di stadion. Sebab, itu juga menjadi syarat dari FIFA,” tandasnya. (ina/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *