oleh

Sidang Praperadilan, PN Tolak Semua Gugatan Kuasa Hukum Tersangka Kasus Beras Oplosan

Kabarmadura.id/Sumenep-Praperadilan kasus beras oplosan yang diajukan oleh kuasa hukum tersangka LA (40) terhadap proses penetapan tersangka oleh Polres Sumenep resmi ditolak oleh Pengadilan Negeri Sumenep, Senin (20/4/2020).

Kasatreskrim Polres Sumenep AKP Oscar Stevanus Sedjo menjelaskan, berdasarkan putusan pengadilan tersebut, maka penetapan tersangka terhadap LA (40) adalah benar menurut hukum.

“Puji syukur Alhamdulilah, praperadilan tujuh hari ini, putusan pengadilan menolak semua gugatan pemohon. Itu artinya proses penggeledahan adalah sah, sesuai dengan  aturan dan penyelidikannya dilakukan dengan profesional,” ungkapnya, Senin (20/4/2020).

Artinya menurutnya, seluruh proses penetapan, penyitaan, pengeledahan, penyidikan, penangkapan, penahanan, dan semua tahapan yang dilakukan kepolisian adalah sah secara hukum.

Oscar menambahkan, termasuk terkait gugatan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) bukan objek perkara praperadilan, juga diputuskan oleh pengadilan terkait langkah yang dilakukan penyidik sudah benar.

“Karena dalam proses penyidikan kita lakukan secara profesional dan penuh ketelitian, supaya tidak ada pihak yang dirugikan,” imbuhnya.

Menurut dia, dari hasil pedalaman kasus beras oplosan penyidik tidak menemukan tersangka lain, tetapi dugaan ada kemungkinan adanya pelaku lain sangat besar. Artinya usaha serupa dengan kasus yang dilakukan LA banyak dilakukan di beberapa titik lainnya, apalagi beras tersebut ada kaitannya dengan program sembako atau bantuan pangan non tunai (BPNT).

“Kita minta dukungan kepada dari masyarakat, rekan-rekan media yang dapat menemukan gudang-gudang tempat dugaan pengoplosan beras. Karena ini ada hubungannya dengan bantuan terhadap masyarakat kurang mampu,” pungkasnya.

Sebelumnya, kuasa hukum LA menyampaikan, siap mengawal praperadilan atas penetapan tersangka kasus beras oplosan tersebut, karena ada indikasi yang tidak sesuai dengan aturan saat melakukan penangkapan oleh tim Polres Sumenep. (ara/pai)

Komentar

News Feed