Silaturrahim di Tengah Covid-19 ala Bupati Sumenep

  • Whatsapp
(FOTO: KM/HUMAS Pemerintah Kabupaten (Pemkab)) SILATURRAHIM ALA BUPATI: Bupati Sumenep A Busyro Karim bersilaturrahim secara virtual zoom bersama masyarakat di tengah Covid-19.

Kabarmadura.id/SUMENEP-Di tengah wabah Covid-19, Bupati Sumenep A Busyro Karim bersama istri, NurfitrianaBusyro Karim, tidak meninggalkan silaturrahim pada Hari Raya Ketupat 1441 Hijriah tahun ini.

Namun, silaturrahim dengan masyarakatnya, dilakukan secara virtual zoom atau video conference. Di mana Bupati Sumenep tetap berada di Rumah Dinas Bupati Sumenep, Minggu (31/5).

Bacaan Lainnya

Hal itu sekaligus memberikan contoh kepada warganya, kendatipun terkendala oleh wabah Covid -19, namun silaturrahim tetap berjalan dengan baik sebagaimana anjuran pemerintah.

Orang nomor satu di pemerintahan Sumenep itu mengatakan, kendati masih berada di tengah Covid-19, silaturrahim harus tetap berjalan pada lebaran tahun ini meskipun silaturrahim tidak langsung secara tatap muka.

“Walaupun suasana lebaran kali ini di tengah wabah Covid-19, jangan sampai memutus silaturahim. Silaturrahim harus terus berjalan walaupun tidak bertemu secara fisik untuk berjabat tangan, hanya dengan bertatap muka memanfaatkan teknologi melalui birtual zoom,” terangnya.

Silaturahim secara virtual zoom, kata Busyro, merupakan upaya tetap menjalin silaturrahim dan berkomunikasi dengan masyarakat. Tak hanya bersilaturrahim, bupati dua periode itu juga berdialog dalam rangka meminta saran dan masukan dalam membangun Sumenep, khususnya menghadapi wabah Covid-19 di Sumenep.

“Melalui silaturrahim secara virtual, hal ini juga diharapkan partisipasi masyarakat memberikan saran dan masukan, bagaimana menyamakan persepsi untuk proses pembangunan Sumenep yang lebih baik,” ungkapnya.

Mantan ketua DPRD Sumenep itu juga menyinggung pemerintah yang menerapkan new normal atau kebiasaan baru di tengah wabah Covid-19, hal itu diharapkan mendapat dukungan penuh masyarakat Sumenep, dengan mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.

Untuk itu, Busyro berharap agar masyarakat Sumenep siap hidup sehat dengan hidup gaya baru jika pemerintah memberlakukan new normal hingga ke daerah, yakni senantiasa hidup mengacu kepada protokol kesehatan.

“Jadi, di tengah wabah Covid-19 ini, masyarakat harus menjaga diri dan keluarga dengan berhati-hati serta waspada. Selalu mematuhi protokol kesehatan dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) seperti jaga jarak, di rumah saja, memakai masker, cuci tangan, menjaga imunitas tubuh dengan konsumsi makanan bergizi seimbang, hindari panik dan khawatir,” paparnya. (ong/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *