SiLPA APBD Bangkalan Rp129 M, Wabup: Angka Riilnya Nggak Segitu

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FA'IN NADOFATUL M.) MOHNI: Wakil Bupati Bangkalan

KABARMADURA.ID, BANGKALAN-Anggapan realisasi APBD Bangkalan tidak efektif sesuai target sebagaimana disampaikan Ketua Fraksi Keadilan Hati Nurani DPRD Bangkalan Musawwir, ditunjukkan dengan  adanya sisa lebih pembiayaan anggaran (SiLPA) yang cukup besar.

DPRD)Bangkalan mencatat, ada SiLPA pada APBD Bangkalan 2020 sebesar Rp129.171.943.620,09.

Bacaan Lainnya

Dia mengatakan, SiLPA ini menunjukkan bahwa realisasi program pembangunan atau pelayanan publik tahun anggaran 2020 tidak efektif menuju target.

“Dengan besarnya SiLPA ini, APBD tahun 2020 tidak dikelola secara efektif,” kata Musawwir.

Baginya, hal itu bertentangan dengan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003, Pasal 283 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, Pasal 3 Ayat 1 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2019 dan Peremndagri Nomor 33 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2020.

Untuk itu, dia menekankan agar pihak eksekutif dalam pembiayaan daerah tahun anggaran berikutnya jangan terlalu besar.

Sementara itu, Wakil Bupati Bangkalan Mohni berjanji akan menindaklanjuti hasil evaluasi atau kritikan dari legislatif, agar ke depan lebih baik. Menanggapi besaran SiLPA itu, dia mengungkapkan, bahwa realisasi anggaran tidak sampai angka tersebut.

“Ya namanya SiLPA ini perhitungan terhadap anggaran yang lalu pada tahun 2020. Tapi dalam perjalanannya itu sebenarnya sudah banyak terpakai dalam kegiatan atau program,” terang Mohni.

Sehingga menurut mantan kepala Dinas Pendidikan (Disdik) ini,  angka nyatanya tidak nominal tersebut. Tetapi mengenai pasti berapa SiLPA tahun anggaran 2020, pihaknya melimpahkan pada bagian keuangan karena mereka yang lebih tahu.

“Hal-hal yang menjadi masukan dan kritik yang sifatnya membangun tentu akan kami tindaklanjuti,” tandasnya. (ina/waw)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *