oleh

Sinergi Puskesmas Kedungdung dengan OKP Tingkatkan Kesmas

KABARMADURA.ID, Sampang –  Kampanye agar masyarakat berperilaku hidup sehat dan berperan serta dalam menjaga kesehatan lingkungan, bukan hanya kewajiban tenaga medis atau petugas kesehatan saja. Namun, menjadi kewajiban semua lapisan warga.

Upaya Pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) untuk melibatkan seluruh lapisan warga di Kecamatan Kedungdung secara geografis dan waktu, sangat terbatas untuk menjangkau seluruhnya. Sebab, petugas di Puskesmas Kedundung memiliki tugas utama pelayanan kesehatan setiap harinya.

Strategi yang dilakukan Puskesmas Kedundung agar kampanye dan penyadaran pola hidup sehat bisa dijalankan oleh seluruh lapisan warga kedundung, dilaksanakan dengan cara bersinergi dengan Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP) setempat.

Kepala Puskesmas Kedundung, Zahruddin menguraikan bahwa di antara OKP yang bersinergi dalam kampanye pola hidup sehat dan terciptanya lingkungan yang sehat di wilayahan adalah Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama Kedundung, Karang Taruna se Kecamatan Kedundung, Dewan Kesehatan Rakyat,  Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU), kader posyandu  dan kelompok pemuda lainnya di wilayah kerja Puskesmas Kedundung.

“Kami sangat berterimakasih karena kesadaran akan kesehatan lingkungan dan pola hidup sehat mulai menjadi kesadaran warga. Kerjasama dan sinergi ini penting karena kesehatan warga sepenuhnya bukan tanggungjawab dokter atau petugas medis, tetapi adalah kewajiban warga sendiri,” tukas Zahruddin sambil menekankan jika terciptanya masyarakat sehat harus tercipta pula lingkungan sehat.

Selain mensinergikan kesepahaman tentang lingkungan sehat, Puskemas Kedundung juga getol melakukan perbaikan performa layanan di Puskesmas Kedundung dengan selalu berupaya memberikan pelayanan prima yang ditopang dengan manajemen administrasi dan keuangan tanpa cela menjadi .

“Setelah itu kami masuk perbaikan program, utamanya tentang kesehatan masyarakat,” ungkapnya, Senin (26/10/2020).

Adapun cara yang akan diterapkan dirinya akan merangkul teman-teman pemuda yang ada di wilayah puskesmas atau Kecamatan Kedungdung, untuk berperan aktif untuk mengawal program kesehatan ini. Sebab, selama ini mereka ikut andil mengawal masyarakat untuk berobat, mengawal masyarakat yang sakit untuk datang ke puskesmas atau ke rumah sakit.

Selain itu, dengan konsep tersebut akan merubahan pola pikir pemuda akan pentingnya pencegahan dan promosi kesehatan.

“Dua hari kedepan kita akan kembali pertemuan untuk membicarakan konsep penerapannya ke masyarakat, dan ini untuk menjaga kesehatan masyarakat,” imbuhnya.

Kendati demikian, tujuan bersinergi dengan pemuda ini untuk memberikan informasi tentang kesehatan, selain itu pemuda mampu mencegah terjadinya penyakit yang akan mengkolaborasi dengan puskesmas.

Yang jelas, konsep sehat bukan konsep sakit. Dari situ, ketika masyarakat tersebut tidak sakit maka pembiayaan kesehatan itu akan kecil, ketimbang sebelumnya hanya fokus mengawal orang untuk berobat supaya tidak dikenai biaya yang banyak atau gratis.

Dan ini adalah salah satu konsep dari manajemen puskesmas yang memiliki pelayanan bersinar akan menuju puskesmas kedungdung menjadi pilihan pertama dan utama masyarakat nantinya.

“Tetapi jika dilakukan pencegahan ini, insyaallah pemerintah akan berkurang untuk biaya pengobatan, karena masyarakat sudah sehat,” pungkasnya. (mal/bri).

Komentar

News Feed