Sisir Sekolah, DP3AP2KB Pamekasan Tekan Pernikahan Dini

  • Whatsapp
(FOTO: KM/KHOYRUL UMAM SYARIF) TERUS BERGERAK: Kepala DP3AP2KB Pamekasan Yudistinah gencar sosialisasikan penekanan pernikahan dini kepada remaja.

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Untuk menekan angka pernikahan dini, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Pamekasan gencarnya sosialisasi ke sekolah.

Seperti yang dilaksanakan di Yayasan Az-Zubair Sumber Anyar Larangan Tokol Tlanakan Pamekasan, Senin (9/11/2021). Pertemuan yang digelar di aula yayasan tersebut,  dihadiri langsung oleh Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Nayla Baddrut Tamam beserta anggotanya.

Bacaan Lainnya

Kepala DP3AP2KB Pamekasan Yudistinah bertindak sebagai pemateri di sosialisasi tersebut. Sedangkan pesertanya adalah puluhan siswa dari jenjang pendidikan madrasah aliyah (MA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK).

Dalam paparannya, Yudistinah mengungkap bahwa angka pernikahan dini semakin hari semakin memprihatinkan. Karenanya, salah satu strategi untuk bisa menekan peningkatannya, dengan sosialisasi kepada remaja secara terus menerus. Sebab, demi keberhasilan menekan angka pernikahan dini, perlu ada kesadaran orang tua dalam mengarahkan anak-anaknya.

“Saya mengimbau kepada anak-anak, usia pernikahan untuk perempuan 21 tahun dan yang laki-laki usia 25 tahun, karena sudah matang semua, baik secara ekonomi, psikologis, mental dan lainnya,” ucap Yudistinah, Selasa (9/11/2021), kepada Kabar Madura usai memaparkan materi.

Sasaran sosialisasi tersebut merupakan kelas 2 dan 3 MA dan SMK. Sebab, mereka akan segera lulus dari sekolah, sehingga diperlukan untuk memahami tentang perkawinan dan mampu menahan diri agar tidak terburu-buru melangsungkan pernikahan, melainkan bisa meneruskan pendidikannya untuk jenjang yang lebih tinggi.

“Sesuai dengan Undang-Undang 16 Tahun 2016 itu, disampaikan usia menikah antara laki-laki dan perempuan 19 tahun,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama,  Ketua TP PKK Pamekasan Nayla Tamam menyampaikan, kegiatan sosialisasi yang bekerja sama dengan DP3AP2KB Pamekasan tersebut, sebagai salah satu ikhtiar dalam menekan pernikahan dini, untuk menuju keluarga sejahtera serta bisa mencegah kekerasan terhadap anak dan perempuan.

“Kami harapkan tidak ada lagi kekerasan kepada perempuan dan anak, serta angka pernikahan dini semakin menurun,” tuturnya.

Reporter: Khoyrul Umam Syarif

Redaktur: Wawan A. Husna

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *