SMAN 1 Batuan Sambut HSN 2021 dengan Kegiatan Pelatihan Mengurus Jenazah

  • Whatsapp
(FOTO: SMAN 1 BATUAN FOR  KM) LUAR BIASA: SMAN 1 Batuan sangat antusias menyambut  Hari Santri Nasional 2021 dengan berbagai kegiatan keagamaan.

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional (HSN) 2021, Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Batuan menggelar pelatihan Tajhizul Janazah Annahdiyah. Kegiatan cara mengurus jenazah itu bekerjasama dengan Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep.

Kepala SMAN 1 Batuan Salehoddin mengatakan, dalam setiap tahunnya SMAN 1 Batuan rutin memperingati HSN. Momen tersebut menurutnya sebagai wujud menghargai nilai-nilai jasa perjuangan santri dalam mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kami sangat bangga atas HSN. Sebab, ini merupakan girah perjuangan para santri dan siswa,” katanya, Senin (11/10/2021).

Dikatakan Salehoddin, dalam menyambut HSN, pihaknya menggelar pelatihan Tajhizul Janazah an-Nahdliyah. Pelaksanaan tersebut diikuti oleh 126 peserta.

Dijelaskannya, acara tersebut dihadiri oleh Rais PCNU Sumenep KH. Hafidhi Sarbini, Ketua Panitia HSN 2021 PCNU Sumenep Kiai Muhammad Chalili, Pengurus LTMNU Sumenep, Muslimat, Fatayat, GP Ansor dan Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Batuan. Turut hadir pula siswa-siswi SMAN 1 Batuan serta masyarakat setempat.

“Alhamdulillah acara berjalan sesuai harapan,” paparnya.

Masih menurut Salehoddin, HSN 2021 ini menjadi momentum agar semua pihak jangan sampai melupakan peristiwa heroik kaum santri sebagai pelopor perjuangan dalam membangun bangsa. Terutama yang berkaitan dengan ilmu keagamaan yang bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Harapannya, para santri dapat terus istikamah untuk meningkatkan kemampuan serta kompetensinya terutama di bidang ilmu keagamaan, serta tidak berhenti melaksanakan dakwah islamiah demi tegaknya kalimat ‘La ilaha illallah’.

“Kami harap siswa SMAN 1 Batuan menjadi santri moderat yang bisa menerapkan moderasi beragama. Kemudian siswa senantiasa mengembangkan toleransi beragama dalam kehidupan berbangsa,” tukasnya.

Reporter: Imam Mahdi

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *