SMAN 1 Sumenep Gelar PTM Sesuai SE Gubernur

  • Bagikan
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) SUKSES: Pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN 1 Sumenep, sesuai protokol Covid-19.

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Sumenep melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM).  Hasilnya, cukup maksimal tanpa kendala apapun. Hal tersebut diungkapkan, Kepala SMAN 1 Sumenep Sukarman, Selasa (26/01/2021).

Menurutnya, pelaksanaan PTM cukup diperketat, agar mematuhi protokol Covid-19. Berdasarkan, rapat koordinasi (rakor) bersama masing-masing kepala sekolah (kepsek) dan  Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Pendidikan Jatim, Wilayah Sumenep, Syamsul Arifin menegaskan, agar PTM dibatasi. Yakni, maksimal per kelas 18 siswa.

“Alhamdulillah di SMAN 1 Sumenep, berjalan sesuai harapan dan sudah mematuhi protokol kesehatan (prokes),” ujarnya.

Dijelaskan, seluruh kebutuhan prokes difasilitasi sekolah melalui dana bantuan operasional siswa (BOS) atau biaya penunjang operasional penyelenggara pendidikan (BPOPP). Diantaranya, alat cuci tangan, masker dan alat prokes lainnya, seperti hand sanitizer.

“Pelaksanaan PTM di SMAN 1, jam masuknya pada 07.00 wib, pulang pukul 11.30 wib dan istirahat hanya 5 menit selama 2 kali,” jelasnya.

Pihaknya menuturkan, jumlah siswa di SMAN 1 Sumenep sebanyak 1.047 siswa. Menurutnya, dari ribuan siswa dibagi dua untuk jadwal masuk sekolah.  Yakni, 523 siswa setiap hari aktif masuk sekolah. Bahkan, untuk jumlah rombongan kelas (Rombel) biasanya 30 siswa dan diisi maksimal 18 siswa.

Sementara itu, Kacabdin Pendidikan Jatim Wilayah Sumenep, Syamsul Arifin mengaku bangga atas kepatuhan SMAN 1 Sumenep menggelar PTM di tengah mewabahnya Covid-19. Menurutnya, para siswa dan guru mengikuti aturan sesuai arahan pemerintah. Yakni, protokol Covid-19 benar-benar diperketat.

“Saat ini hari pertama pelaksanaan PTM di Sumenep dan alhamdulillah tidak ada kendala,” ucapnya dengan raut muka bangga.

Dikatakan, pelaksanaan tersebut berdasarkan SE Gubernur dan nota Dinas Pendidikan Provinsi Jatim membuka PTM terbatas pada Selasa (26/01/2021). “Maksimal 50 persen dari siswa yang ada, atau maksimal kelas diisi 18 siswa,” jelasnya.

Baca juga  Serapan Pupuk Bersubsidi di Kabupaten Sumenep belum Maksimal

Dasar tersebut tertuang dalam SE nomor 900/34/101.6.31/2020 tentang pemberlakuan pembelajaran uji coba PTM terbatas. Yakni, dengan mengacu pada prokes. “Dalam setiap harinya, jumlah jam tatap muka yakni 4 jam pelajaran,” jelasnya.  (imd/ito/*)

 

 

 

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan