SMKN 1 Tanjungbumi Hanya Peroleh Bantuan Tiga Ruangan dari Pemprov Jatim

(FOTO: KM/HELMI YAHYA) MASIH KURANG: SMKN 1 Tanjungbumi hanya menerima bantuan 3 ruangan dari Pemprov Jatim.

KABARMADURA.ID | Sampai saat ini, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Tanjungbumi masih belum memiliki gedung sekolah yang memadai. Terhitung, sudah 11 tahun sekolah tersebut gedungnya masih menumpang. Bahkan, sekolah tersebut masih membutuhkan banyak ruangan sebagai tempat belajar dan mengajar.

HELMI YAHYA, BANGKALAN

Pihak SMKN 1 Tanjungbumi mengaku sudah mengajukan bantuan pembangunan  11 ruangan dengan 9 ruang kelas baru, 1 kantor, dan 1 ruang praktek dan perpustakaan ke Dinas Pendidikan Jatim. Namun, pihaknya hanya mendapat dua ruang kelas baru (RKB) dan satu ruang untuk kantor guru dan kepala sekolah.

Bacaan Lainnya

Bantuan pembangunan yang dilakukan di tahun 2021 tersebut memang yang pertama kali, setelah 11 tahun menumpang pada bangunan SMAN 1 Tanjungbumi. Bahkan, siswa SMKN 1 Tanjungbumi rela antre hingga masuk sore.

M Razak sebagai kepala SMAN 1 Tanjungbumi juga menyampaikan rasa pilu melihat kondisi siswa SMKN 1 Tanjungbumi, Menurutnya, mereka masih giat dan semangat belajar meskipun hanya bisa masuk sejak siang hingga sore hari. “Mereka masih semangat belajar, meski gedungnya masih menumpang di SMA,” katanya.

Kata Razak, sekolah itu sudah menjalani 11 tahun menempati gedung SMAN 1 Tanjungbumi, padahal, dirinya sebagai kepala SMA sudah memberikan hibah lahan untuk ditempati dan kemudian dibangun oleh sekolah kejuruan tersebut. “Kami sudah hibahkan lahan kami, karena ingin mereka juga bisa menikmati sarana pembelajaran yang sama dengan kami,” ucap Razak.

Tetapi ternyata saat dibangun pada tahun 2021 lalu, sekolah itu hanya mendapatkan bantuan ruangan kelas sebanyak 2 ruang dan 1 ruang untuk kantor yang ukurannya lebih luas dibandingkan dengan ruang kelas. Tetapi bantuan tersebut dirasa belum cukup, karena sekolah tersebut membutuhkan 9 kelas dan 2 ruangan. “Bantuan itu belum sesuai dengan yang diajukan, masih banyak kurangnya,” tambah Razak.

Razak yang memang menangani langsung dan membantu proses pembangunan yang dilakukan secara lelang dan tender, meminta, agar di tahun 2022 pembangunan bisa dilanjutkan dan ditambah lagi. “Sementara memang belum ditempati karena pemeliharaan, tapi karena ini juga masih kurang, bagaimana ini bisa cukup,” ucapnya.

Jika mengacu pada pengajuan lanjutan pembangunan di tahun 2022, pihak sekolah meminta agar menambah sebanyak 4 ruangan. Sehingga bisa digunakan jika banyak yang sudah tercukupi. “Saya juga berharap tahun ini nanti bisa dilanjut, kasihan, agar bisa segera ditempati,” ulasnya.

Senada dengan hal tersebut, Pelaksana tugas (Plt) Kepala SMKN 1 Tanjungbumi menanggapi bahwa dirinya pasrah dan menerima bantuan yang sudah diberikan oleh Pemprov Jatim. “Kami terima segala bantuan yang diberikan, kami akan menyesuaikan kondisinya nanti,” jelasnya.

Sedangkan menurut Kasi SMA, SMK, Pendidikan Khusus dan Pendidikan Lembaga Khusus Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur di Bangkalan Moh Fauzi, tahun 2022 masih belum ada kejelasan terkait tambahan pembangunan. “Saya belum menerima informasi tahun ini, jadi tidak tahu ada bantuan pembangunan atau tidak,” pungkas Fauzi.

Reporter: Helmi Yahya

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.