Soal Lanjutan Penanganan Pencemaran Pantai Lombang, Tiga OPD Semarak Bungkam

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) BURAM: Tindak lanjut setelah keluarnya hasil uji lab pencemaran limbah di Pantai Lombang dirahasiakan dengan alasan yang belum jelas.

KABARMADURA.ID, SUMENEP – Penuelesaian masalah pencemaran limbah di Pantai Lombang, semakin jauh dari transparan. Sebelumnya, masalah itu akan ditindaklanjuti setelah hasil uji laboratoriumnya selesai, namun setelah selesai, justru tidak ada kabar lanjutan lagi.

Asisten Bupati Bagian Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Sumenep Herman Poernomo mengaku belum mengetahui hasil tersebut. Dia beralasan, Dinas Lingkingan Hidup dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumenep yang mengetahui.

Bacaan Lainnya

“Silahkan ke pihak perizinan. Sebab, mereka ikut rapatnya kemaren,” katanya, Minggu (22/11/2020).

Dia hanya menjelaskan bahwauji lab sudah selesai dan hasilnya dirapatkan dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Sehingga, OPD terkait yang dinilai paling mengetahui.

“Kami tidak tahu hasilnya, menunggu sajalah dulu,” paparnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ernawan Utomo mengakui, tindak lanjut setelah hasil uji lab sudah dirapatkan. Namun hasilnya masih dirahasiakan dan berjanji akan dipublikasikan setelag ada perintah dari bupati.

“Masih rahasia. Kami tidak berani jika belum ada perintah dari pemkab (bupati, red),” ujar dia.

Dia menjelaskan, jika terjadi pencemaran atas tambak yang berizin, maka akan dilakukan perbaikan. Namun tetap berpotensi disanksiberupa pencabutan izin.

Sedangkan tambak di Pantai Lombang yang tidak berizin, diakui berpotensi berdampak pada lingkungan.Ada 70 lebih tambak yang tidak berizin. Semenetara di sekitar Pantai Lombang ada sekitar 10 tambak.

Dia belum berani menindak jika yang memcemari lingkungan tambak udang yang tidak berizin. Tetapi, jika berizin malah sebaliknya.

“Kami yakin yang mencemari llingkungan pasti yang tidak berizin,” paparnya.

Diketahui, tambak di sekitar Pantai Lombang yang berizin hanya dua,yakni CV Lombang Sejahtera dengan PT Darwin Nusantara. Sehingga, uji lab sudah dilakukan di tambak tersebut. Saat ini sudah dulakukan uji lab.

Kepala Bidang (Kabid) Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumenep Kukuh Agus Susyanto belum berani menyampaikan hasil rapat hasil uji lab pencemaran limbah di Pantai lombang. Sebab, yang mengetahui yakni DLH Sumenep.

Mengenai izin tidaknya tambak, dirinya hanya mengetahui tambak yang berizin. Yakni, hanya 16 tambak.

“Silakan tanya ke OPD yang lain, saya hanya mengurus tambak yang berizin,” pungkasnya.(imd/waw)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *