oleh

Soal Penentuan Harga, Anggota DPRD Sampang Minta PT. Garam Libatkan Petambak

KABARMADURA.ID, Sampang – Rencana PT Garam menurunkan harga beli garam, tidak hanya direspon para petambak, namun juga dikritik anggota DPRD Sampang. Kritik juga disampaikan ke PT. Garam yang terungkap menjual garam dengan harga murah kepada perusahaan swasta. Akibatnya berdampak pada anjloknya harga garam rakyat.

Anggota Komisi II DPRD Sampang Agus Khusnul Yaqin meminta PT. Garam untuk bertemu petani. Terutama soal penentuan harga.

“Nasib petani harus diperhatikan. Jangan sampai harga yang baru nanti malah merugikan,” katanya.

Jika penurunan harga itu berpotensi merugikan petani, menurutnya, jika tanpa diangkat  oleh PT. Garam sendiri, maka akan terus rusak.

“Regulasi harga baru itu harus melibatkan petani. Karena petani tahu perhitungan rugi atau tidak. Sebab biaya produksi garam memang cukup tinggi,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Forum Petani Garam Madura (FPGM, Moh. Yanto mengakui selama ini petambak belum dilibatkan dalam penentuan harga itu. Meski sebelumnya petani bertemu karena protes soal penjualan garam yang dilakukan PT. Garam kepada perusahaan swasta.

“Kami tidak pernah diajak rembuk soal ini. Sebab harga penyerapan itu bersinggungan langsung dengan kami,” katanya.

Moh. Yanto juga mengaku bahwa selama ini harga garam sangat merugikan. Sebab jika dijual, tidak akan menutupi biaya produksi. Sehingga dia berharap PT. Garam mengangkat harga.

Terpisah, Humas PT. Garam Miftahol Arifin belum bisa memberikan keterangan. Berusaha dikonfirmasi melalui nomor ponselnya namun tidak tersambung. (km54/waw)

 

Komentar

News Feed