Sosok Berpengaruh, Melejit hingga Menjadi Kepala Satkorcab Banser Sumenep.

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) BERGAIRAH: Suaidi, Kepala Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Banser Sumenep merupakan sosok muda berpengaruh

KABARMADURA.ID, SUMENEP – Sosok berpengaruh merupakan orang yang memiliki visi dan mIsi, serta prinsip yang harus dibangun mulai sejak kecil. Seperti Suaidi, Kepala Satkorcab Banser, Kabupaten Sumenep. Dirinya,  sejak kecil memang pandai bermasyarakat, hingga  mampu menggerakkan kesenian serta Banser di Sumenep.

Kegigihannya bermasyarakat,  membuahkan hasil maksimal. Menurutnya,mengabdi tanpa batas merupakan prinsipnya, baik dalam hal organisasi seperti kesenian, serta organisasi lainnya.  Organisasi banser yang kian digeluti, hingga diamanahkan menjadi pucuk pimpinan.

Bacaan Lainnya

Pria kelahiran di Sumenep, 04 September 1989 ini pernah mengegas organisasi latihan silat di desanya. Melalui bidang tersebut, dia mampu menggerakkan organisasi itu, hingga tingkat kecamatan. Bahkan, sempat menggerakkan kesenian melalui taneyan kesenian Bluto (TKB).

Saat itu,  anggotanya kurang lebih 20 orang. Menjadi pemimpin di berbagai sektor hal yang lumrah baginya. Pernah menjadi Ketua OSIS di semasa sekolah, ketua sanggar musafir,  dan lainnya. “Kuncinya, mengabdi tanpa henti untuk masyarakat, itu prinsip saya,” katanya, Kamis (03/12/2020).

Dia mengatakan, hidup bermanfaat lebih terhormat dari sekedar berpangkat. Perkataan itu,  merupakan prinsip hidupnya dan sering diutarakan pada saat memimpin organisasinya. “Jabatan bukan dicari dan diminta. Tetapi, dipilih anggota karena prestasi dan kualitasnya,” ujarnya.

Alumni Pondok Pesantren (Ponpes) Mashlahatul Hidayah (Masda), Errabu, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep itu, juga pandai memberikan arahan terhadap adik tingkatnya, utamanya tata cara bermasyarakat, memimpin organisasi serta ilmu pengetahuan.

“Menjadi panutan masyarakat itu, harus  disertai keikhlasan yang sangat tulus,” paparnya.

Beberapa prestasi yang diraihnya, dipercaya sebagai Satkoryon Banser tahun 2014-2016, Kasat Provost tahun 2016-2020, saat ini dipercaya sebagai kasatkorcab pada November  periode 2020 – 2024 “Semuanya saya jalani untuk kebaikan negara,” tukasnya.

Di masa kepemimpinannya sebagai Kasatkorcab Banser, dirinya terus menerapkan sistem musyawarah ketika ada permasalahan. Bahkan, terkenal bijaksana ketika menyikapi masalah. “Semua anggota juga takzim, mungkin karena saya tidak tergesa dan tidak egois,” tuturnya.

Suadi menjadi panutan banyak orang, utamanya pada kalangan muda. Semua itu, tidak terlepas dari  prestasinya yang sungguh luar biasa. Semasa sekolah dia tidak pernah absen. Bahkan, menjadi bintang pelajar tahunan. Begitupun selama di banser, pria tersebut menorehkan prestasi. Yakni, sempat menjadi peserta susbalan terbaik se – Jawa Timur (Jatim) tahun 2017, Pacet Mojokerto.

“Torehan prestasi-prestasi juga sebagai wujud dari hasil mengabdi tanpa pamrih, serta berdoa. Tak lupa pula mengabdi terhadap guru. Saya berasal dari orang petani. Tapi, karena memperbaiki kualitas, maka, semua orang pasti mempercayai,” tegasnya.

Untuk pendidikannya, Suadi menempuh pendidikan taman kanak-kanak (TK) lulus tahun 1998, melanjutkan madrasah ibtidaiyah (MI) lulus 2003,kemudian melanjutkan sekolah madrasah tsnawiyah (MTs) lulus pada tahun 2005.

Setelah lulus Mts, ia melanjutkan ke madrasah aliyah (MA) lulus 2008. Secara umum, pendidikannya ditempuh Ponpes Mashlahatul Hidayah, Desa Errabu, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep. Kemudian, melanjutkan ke pendidikan yang lebih tingi di Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien Prenduan Sumenep lulus tahun 2012. (imd/ito)

 

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *