STI Pamekasan Rutin Gelar Senam Terapi Dua Kali dalam Sepekan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ ALI WAFA) ANTUSIAS: Sejumlah anggota STI Pamekasan sedang melakukan senam terapi di eks RSUD di Jalan Kesehatan.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN-Senam Tera Indonesia (STI) Pamekasan merupakan salah satu komunitas senam terapi yang eksis dalam latihan fisik dan mental. Dalam latihannya, memadukan gerakan bagian-bagian tubuh dengan teknik dan irama pernapasan melalui pemusatan pikiran yang dilaksanakan secara teratur, serasi, benar, dan berkesinambungan.

Pembina STI Pamekasan Sapto Wahyono menjelaskan, senam ini bersumber dari senam pernapasan Tai Chi yaitu senam yang mempunyai dasar pernapasan dan dipadukan seni bela diri, yang di Indonesia dikombinasikan dengan gerak peregangan dan persendian, jadilah sebagai olahraga kesehatan.

“Tera berasal dari kata “terapi” yang mempunyai arti penyembuhan atau pengobatan. Dalam praktek senam Tera, bukan saja mempunyai manfaat pengobatan (kuratif) tetapi bersifat pencegahan (preventif) dan mempunyai sifat penyembuhan,” jelas Sapto.

Sementara itu, Ketua STI Pamekasan Fadilatul Jannah mengatakan, STI Pamekasan memiliki 14 orang pengurus harian. Saat ini, pihaknya telah memiliki 120 anggota yang sedang dalam proses pembuatan kartu tanda anggota (KTA). Bahkan, pihaknya kini telah memiliki 11 sanggar senam di Pamekasan.

Ia juga mengungkapkan bahwa Senam Tera Indonesia didirikan pada tanggal 12 November 1985. Pencetusnya adalah Bambang Sutomo. Sementara STI Pamekasan baru berdiri pada 6 September 2006.

Bahkan, saat itu banyak berdiri sanggar senam sebagai tempat berlatih yang menyebar di Pamekasan. Salah satunya yaitu sasana stadion, sasana ikatan karyawan pensiunan PLN, sasana Ronggosukowati dan sasana Kolpajung. Ketentuannya saat itu, jika terdapat tiga sasana atau lebih dalam satu daerah maka dapat didirikan cabang STI.

“Maka pada tanggal 31 Oktober 2010 diresmikan DPC STI Pamekasan yang pelantikannya oleh ketua DPD Jatim dihadiri bapak bupati Pamekasan,” cerita mantan asisten bupati Pamekasan itu.

Setiap hari Sabtu dan Minggu, STI Pamekasan secara rutin menggelar senam terapi di lokasi eks RSUD di Jalan Kesehatan dan di Lapangan Mandhapa Aghung Ronggosukowati. Senam juga rutin dilakukan secara bergiliran di seluruh sanggar senam di Pamekasan.

STI Pamekasan telah menerima penghargaan sebagai nominasi 10 terbaik DPC STI dalam lomba cipta senam kreasi Jawa Timur pada November 2020 lalu.

“Di masa pandemi ini, kami senam sambil berjemur untuk mencegah terpapar Covid-19,” pungkas Fadilah. (ali/maf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *