oleh

STIEBA Madura Persiapkan Seminar Society 5.0

Kabarmadura.id/SUMENEP-Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bahaudin Mudhary (STIEBA) Madura akan menggelar seminar nasional pada Sabtu (16/3).  Tema yang diangkat adalah “Pemerintahan Desa Menghadapi Era Society 5. 0”.

Tiga tokoh nasional akan dihadirkan sebagai pembicara, yaitu Achsanul Qosasi (anggota III BPK RI), Taufik Madjid (Dirjen DPMD Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi), dan Prijono Tjiptoherianto (Profesor Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia).

Seminar tersebut, dipastikan tidak akan menjadi wacana di ruang kampus belaka. Sebab, akan melibatkan 18 camat dan 18 kepala desa di Kabupaten Sumenep, mereka menjadi tamu VIP. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Sumenep juga turut diundang dan beberapa tamu VIP lainnya.

Direktur Akademik dan Kemahasiswaan Agung Purnomo menjelaskan, pengambilan tema itu sebagai sebuah lompatan dari era revolusi industri yang digagas oleh Jerman pada tahun 2011. Menurutnya, era industri 4.0, di mana masyarakat mengakses informasi lintas bagian, tidaklah cukup untuk menjawab berbagai persoalan zaman.

Akan tetapi, era society 5.0 yang digagas oleh Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, lebih mampu menyeimbangkan permasalahan ekonomi dengan permasalahan sosial yang kerap terjadi akhir-akhir ini.

Era society 5.0 diklaim mampu mengintegrasi antara ruang maya dengan ruang fisik. Sehingga, sangat relevan bagi kebutuhan di Indonesia, utamanya di pedesaan.

“Tahun 2018 hingga awal 2019, banyak perguruan tinggi di Indonesia mengambil topik era revolusi industri 4.0 untuk Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pemerintah Indonesia mencanangkan making Indonesia 4.0. STIEBA Madura mencoba selangkah lebih maju dan diferensiasi dengan mengulas tema era society 5.0,” ungkap Agung kepada Kabar Madura, Kamis (14/3). (mad/waw)

Komentar

News Feed