oleh

STIEBA Madura Segera Berstatus Universitas

Kabarmadura.id/SUMENEP-Baru saja diresmikan pada tanggal 10 Desember 2018, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bahaudin Mudhary (STIEBA) Madura akan beralih status dari sekolah tinggi menjadi universitas pada bulan Maret 2019. Peralihan status STIEBA Madura tersebut sudah mendapatkan rekomendasi dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) wilayah VII

Direktur Kemahasiswaan dan Akademik STIEBA Madura Agung Purnomo menjelaskan, hal itu bisa diraih STIEBA Madura dengan cepat berkat dukungan semua pihak, baik civitas akademika maupun doa tulus dari masayarakat Madura.

“Tanggal 2 sampai 3 Maret kemarin, STIEBA Madura telah melaksanakan seleksi presentasi dan penandatanganan kontrak dengan Kemenristek Dikti terkait program pembinaan perguruan tinggi swasta (PP-PTS) 2018 skema A,” ungkap Agung kepada Kabar Madura, Jum’at (8/3).

Sejauh ini, tantangan paling berat yang harus dihadapi STIEBA Madura dalam mewujudkan peralihan menjadi universitas, adalah surat rekomendasi dari LLDikti Wilayah II.

Biasanya, rekomendasi tersebut membutuhkan waktu minimal lebih dari enam bulan, bahkan sampai tahunan, tetapi STIEBA Madura mampu menghadapi dengan jarak waktu yang relatif singkat, jika diukur sejak diresmikannya kampus berjargon “tera’ ta’ a-dhemar” tersebut.

Dalam waktu dekat, STIEBA Madura akan mendapatkan hibah berupa 41 PC untuk laboratorium teknologi, informasi, dan komunikasi (TIK) senilai Rp700 juta untuk menunjang peningkatan kualitas para mahasiswa.

Dengan akan beralihkanya status sekolah tinggi menjadi universitas ini, kata Agung, mengharapkan tiga hal, pertama, bisa membuka program studi yang dibutuhkan masyarakat Madura, tidak tersekat pada rumpun ilmu tertentu.

Kedua, dapat mengakses fasilitas negara dan internasional yang hanya/diprioritaskan pada bentuk universitas. Ketiga, dengan beragam program studi, terbentuk atmosfir akademik lebih sehat dari diversitas keilmuan di kampus. (mad/waw)

Komentar

News Feed