STIT Al Karimiyah Resmi Menjadi INKHADA, Lima Tahun Lagi Targetkan Universitas

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IST) ALIH STATUS: Penyerahan SK Alih Status STIT Al Karimiyah menjadi Institut Kariman Wirayudha (INKADHA) Sumenep melalui video conference di Ruang Rapat VIP Rumah Dinas Bupati Sumenep.

Kabarmadura.id/Sumenep-Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyyah (STIT) Al Karimiyah Beraji, Gapura, Sumenep resmi beralih status menjadi Institut Kariman Wirayudha (INKADHA) Sumenep.

Peningkatan status tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) oleh Menteri Agama RI yang diwakili oleh Direktur PTKI Kemenag RI, melalui video conference di Ruang Rapat VIP Rumah Dinas Bupati Sumenep, Jumat (8/05).

Bacaan Lainnya

Sebagaimana disampaikan Ketua Yayasan Kariman H Sami’oeddin, bahwa proses perubahan status itu butuh perjuangan yang melelahkan. Proses perubahan status itu sendiri membutuhkan waktu dua tahun, karena berbagai persyaratan baik secara administrasi dan fisik harus terpenuhi.

Perubahan status itu sendiri, ungkap anggota DPRD Sumenep tersebut, yakni dimulai dengan akreditasi program studi (prodi) pada tahun 2017 lalu, lalu lahirlah penambahan empat prodi baru yang sudah visitasi pada Desember 2019.

“Dengan proses yang cukup lama, disertai dengan perjuangan yang tak kenal lelah sejak dua tahun lalu, kemudian syukur Alhamdulillah berkat dukungan semua pihak, dari sekolah tinggi sudah menjadi institut,” katanya seraya bersyukur.

Saat ini INKADHA sendiri memiliki dua fakultas, yakni Fakultas Tarbiyah dan Ushuluddin. Total semuanya terdapat delapan prodi, termasuk Pascasarjana di kampus yang berda di lingkungan Pondok Pesantren Al Karimiyah Braji yang diasuh oleh KH Busyro Karim.

Dijelaskan H Sami’, sapaan akrabnya, pada Fakultas Tarbiyah ada prodi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD).

Kemudian untuk Fakultas Ushuluddin sendiri, terdapat prodi Manajemen Bisnis Syariah (MBS), Pemikiran Politik Islam (PPI), Psikologi Islam (PI), serta Program Pascasarjana (S2) prodi MPI.

Pasalnya, seiring dengan peningkatan status tersebut, pihaknya juga sudah mulai berbenah dari berbagai sisi, utamanya sarana dan prasarana yang saat ini sudah mulai proses pembangunan.

Sementara itu, Ketua STIT Al Karimiyah yang kini menjabat pelaksana tugas Rektor INKADHA Dr Syaiful A’la menjelaskan, SK peralihan status dari STIT Al Karimiyyah ke INKADHA sebenarnya sudah turun sejak tanggal 14 April 2020 lalu.

Namun, karena berada di situasi wabah Covid-19, kemudian penyerahan secara simbolis bisa dilakukan Jumat (8/5). Itupun melalui video conference.

Pasca penyerahan SK yang menandakan peningkatan status itu sudah remlsmi, selanjutnya pihaknya akan fokus melakukan penataan Sumber Daya Manusia (SDM) yang sudah dipenuhi sesuai permintaan BAN-PT dan Diktis.

“Agenda capaian sudah dibuat. Sehingga kami sudah punya agenda yang bertahap, dengan jangka panjang selama lima tahun ke depan dan itu berdasarkan rencana kerja yang sudah kami lakukan sebelumnya,” paparnya.

Rencana kerja yang akan dilaksanakan lima tahun ke depan tersebut, antara lain tahun pertama INKADHA Sumenep akan fokus pada penataan SDM dan institusi, serta pangkalan data. Di tahun kedua, akan dilanjutkan dengan penelitian berbasis prodi. Lalu di tahun ketiga, berupa penelitian berbasis mata kuliah, karena visi misi berupa kampus riset.

Berdasarkan rencana kerja selama lima tahun itu pula, capaiannya diharapkan kembali mengalami peningkatan status dari institut ke universitas.

“Mudah-mudahan semuanya sesuai rencana. Karena Insyaallah, lima tahun lagi kita ke univeristas. Untuk itu, kami dukungan semua pihak, baik civitas akademik, mahasiswa dan masyarakat,” tukasnya. (imd/ong/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *