STKIP PGRI Sumenep Mewisuda 413 Mahasiswa, Harapkan Tetap Jaga Nama Baik Kampus

  • Whatsapp
SUKSES: STKIP PGRI Sumenep mewisuda 413 mahasiswa dalam prosesi Wisuda Program Sarjana XVII STKIP PGRI Sumenep tahun pelajaran 2020/2021, Minggu (03/10/2021).

KABARMADURA.ID;SUMENEP-Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sumenep sukses menggelar prosesi Wisuda Program Sarjana XVII pada Minggu (3/10/2021). Wisuda tahun ajaran 2020/2021 tersebut digelar sesuai protokol kesehatan (protkes) Covid-19.

Prosesi wisuda yang digelar secara terbuka tersebut, diikuti 413 wisudawan dari 6 program studi (prodi). Hal itu juga menjadi  gerbang awal lulusan kampus dengan tagline Taniyan Lanjang itu berpartisipasi aktif di lingkungan masyarakat.

Keenam prodi itu antara lain, Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR), Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), Pendidikan Matematika (PMTK) dan terakhir Prodi Bimbingan dan Konseling (BK).

Ketua STKIP PGRI Sumenep Asmoni menjelaskan, wisuda dihelat dengan protkes ketat, karena melibatkan para wali mahasiswa. Sehingga ada kesepakatan yang dikerjakan.

“Terutama peserta wisuda dan wali harus memperlihatkan kartu vaksin ke kami. Sebab itu sebuah kewajiban dalam pelaksanaan wisuda secara tatap muka,” kata Asmoni.

Karena sudah menjadi bagian STKIP PGRI Sumenep, para wisudawan diharapkan  tetap menjaga dan menjunjung tinggi almamater, apalagi di tengah konsep Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar, tentu inovasi dan kreasi harus ditampilkan dalam berkecimpung dan mewarnai wajah positif pendidikan di Sumenep.

“Tentu dengan pengetahuan atau bekal selama belajar di kampus. Besar harapan kami dapat berkontribusi aktif di manapun berada,” imbuhnya.

Apalagi, di beberapa tahun terakhir ini, STKIP PGRI Sumenep menjadi perguruan tinggi penerima beasiswa program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) dan Bidik Misi terbanyak dari semua kampus di Pulau Madura.

“Baik beasiswa uang kuliah tunggal (UKT), Bidik Misi ataupun KIP-K, ini merupakan wujud nyata dari program pemerintah yang kita sambut di STKIP PGRI Sumenep,” paparnya

Asmoni melanjutkan, fasilitas yang disajikan pemerintah itu dapat ditukar dengan pengabdian yang diwujudkan merealisasikan segala pengetahuannya secara profesional di berbagai instansi formal, sebagai bukti kesuksesan perguruan tinggi ini dalam mencetak generasi baru.

“Kunci dari suksesnya perguruan tinggi yaitu apabila lulusannya bisa diterima kerja pasca lulus kuliah. Bahkan lebih-lebih jika mampu menciptakan dunia kerja,” tegasnya.

Perlu diketahui, STKIP PGRI Sumenep berhasil mengirimkan sejumlah mahasiswanya untuk magang di Thailand selama tiga bulan.  Hal itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi perguruan tinggi yang berdomisili di Kota Keris ini.

“Berkat terobosan program usaha pimpinan dan seluruh civitas akademika STKIP PGRI sumenep, kami mampu mengirim mahasiswa ke Thailand untuk magang selama 3 bulan,” pungkasnya. 

Reporter: Moh Razin

Redaktur: Wawan A. Husna

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *