Stok Menipis, Dinkes Sumenep Pinjam Vaksin ke Sampang  

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) KIAN GENCAR: Masyarakat antusias mengikuti program vaksinasi. Kondisi itu membuat ketersediaan vaksin menipis.

KABARMADURA.ID, SUMENEP-Percepatan program vaksinasi terus berjalan mulus, hal itu terbukti dari antusiasnya masyarakat untuk divaksin terus meningkat. Berdasarkan informasi terbaru, tercatat setiap hari sekitar tujuh ribu dosis digunakan. Sehingga kondisi itu membuat ketersediaan vaksin di Sumenep kian menipis. Bahkan tidak jarang meminjam vaksin ke kabupaten lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep Agus Mulyono mengatakan, hampir tujuh ribu dosis vaksin setiap harinya yang digunakan. Termasuk di desa-desa animo masyarakat kian tinggi, hal itu terbukti dari 400 masyarakat yang menjadi target ternyata di atas 800 jiwa yang divaksin.

“Kami persiapkan 400 orang namun yang datang malah lebih banyak, sehingga kami harus menjemput ke kantor dinkes lagi. Bahkan kami harus pinjam ke Sampang karena stok kami sudah habis,” kata Agus.

Dia menjabarkan, berdasarkan data dari Dinkes Sumenep vaksinasi dari tanggal 20 hingga 27 September 2021, tercatat masyarakat yang mengikuti vaksinasi mencapai 36.786. Data terendah dalam sepekan terakhir berjumlah 1.890 pada tanggal 26 September, sedangkan data terbanyak pada tanggal 23 mencapai 6.879 orang.

“Permintaan vaksin di desa-desa cukup tinggi, hari ini kita dapat bantuan tambahan vaksin dari provinsi sebanyak 15 ribu, besok kita akan ambil lagi ke provinsi sekitar 11 ribu dosis,” paparnya.

Jika dibanding data tanggal 14-19 September, tertinggi hanya 1.522 dalam sehari, sedangkan pekan ini mencapai 6.879 orang. Padahal awal-awal vaksinasi ditargetkan  hanya 500 di setiap harinya.

“Alhamdulillah antusiasme masyarakat cukup tinggi, ini peningkatan yang signifikan,” imbuh dia.

Selain itu, dia juga terus memberikan penyadaran kepada masyarakat yang masih termakan hoaks untuk tidak takut mengikuti vaksinasi. Sejatinya vaksin untuk membentuk herd immunity, termasuk mencegah varian baru Covid-19.

Sehingga besar harapan Sumenep segera masuk level 1, tentunya untuk mencapai hal itu sesuai indikator yakni capaian vaksinasi harus di atas 70 persen. Pihaknya harus mengejar ketertinggalan dari kabupaten lain di Jawa Timur, saat ini capaian vaksinasi di Sumenep sudah 24 persen.

Reporter: Moh. Razin

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *