Sudah Disiapkan, Pihak Hotel Batal Izinkan Jadi Tempat Isolasi Terpusat

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ ALI WAFA) SEPI: Kondisi GOR di Kelurahan Jungcangcang yang dijadikan tempat isolasi terpusat tampak sepi tanpa petugas dan warga yang menjalani isolasi.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN-Tempat isolasi terpusat yang disiapkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Pamekasan untuk warga terinfeksi Covid-19, saat ini dipindah.

Awalnya di Hotel Garuda Jalan Masegit nomor 01, Pamekasan, kini dipindah ke Gedung Olahraga (GOR) Pamekasan di Kelurahan Jungcangcang Jalan Teja.

Komandan Rayon Militer (Danramil) Kecamatan Pamekasan Kapten (Inf) Yainaroh mengatakan, pemindahan tempat isolasi terpusat itu karena pihak manajemen Hotel Garuda tidak mengizinkan hotelnya dijadikan tempat isolasi warga terinfeksi Covid-19. Padahal sebelumnya, 8 kamar di hotel tersebut telah dikhususkan sebagai kamar isolasi warga.

Yainaroh mengungkapkan, sempat terdapat lima orang warga yang menjalani isolasi di GOR Jungcangcang. Kelima orang tersebut merupakan warga Kelurahan Gladak Anyar. Rata-rata usianya masih paruh baya, belum lanjut usia (lansia). Namun, dia menyebutkan, kelima warga tersebut saat ini sudah sembuh dan pulang ke rumahnya.

Sebelum menjalani isolasi di tempat terpusat, mereka sempat menjalani isolasi mandiri di rumahnya selama enam hari. Kemudian menjalani isolasi terpusat hingga Senin (2/8/2021). Dia menjelaskan, siapa pun bisa menjalani isolasi di tempat isolasi terpusat. Selama warga bersedia dan ingin menjalani isolasi di sana.

Selama menjalani isolasi di sana, warga menjalani aktivitas seperti biasa. Namun, kesehatannya lebih diperhatikan dan pola makannya dijaga oleh petugas yang memiliki jadwal piket di sana. Pihaknya juga menyediakan obat-obatan dan vitamin agar warga segera pulih dan menerima hasil swab negatif.

“Kalau isoman kan kami tidak bisa memantau, apakah mereka menggunakan masker dan lain-lain,” ucapnya.

Di GOR tersebut, pihaknya menyediakan 20 unit tempat tidur. Selama menjalani isolasi di sana, beberapa pihak dari empat unsur, yaitu Koramil Pamekasan, Kepolisian Sektor (Polsek) Pamekasan, Pemerintah Kecamatan Pamekasan dan tenaga kesehatan (nakes) dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Teja berjaga di sana.

Pantauan Kabar Madura, saat ini GOR Juangcangcang sepi tanpa seorang pun petugas berjaga di sana. Pintu gerbangnya pun terkunci rapat. Di dalamnya tampak beberapa tempat tidur berjejer tanpa seorang pun orang menjalani isolasi. Menurut Yainaroh, penyediaan tempat isolasi terpusat merupakan perintah panglima kodam (pangdam) kepada masing-masing koramil.

“Kami menunggu perkembangan pasien. Jika nanti hasil swab negatif, kami pulangkan. Kalau masih positif, kami tahan di sana,” pungkasnya. (ali/waw)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *