Sudah Gandeng Rekanan, PAD Wisata Bangkalan Dinaikkan 200 Persen

  • Whatsapp
KM/HELMI YAHYA TAMAN REKREASI KOTA: Sumbangan PAD sektor pariwisata tahun 2021 yang hanya Rp60 juta, akan dinaikkan hingga Rp300 juta di tahun 2022.

KABARMADURA.ID,  BANGKALAN-Dinas Pariwisata Bangkalan yang hanya mengelola objek wisata Taman Rekreasi Kota (TRK), diminta menaikkan sumbangan pendapatan asli daerah (PAD) hingga 200 persen di tahun 2022.

Hal tersebut menjadi atensi Komisi D DPRD Bangkalan usai mengetahui bahwa dinas tersebut membuat kerja sama dengan pihak ketiga. Sayangnya, Komisi D belum mendapat kejelasan mengenai siapa pihak ketiga itu.

Sejak 2020 lalu, TRK diketahui sedang dibangun pihak ketiga tersebut. Anggarannya dari pihak ketiga tersebut. Rencananya akan disediakan kios, wisata warung apung dan kolam pancing.

Setelah selesai dibangun, Dinas Pariwisata Bangkalan tetap mengelola objek wisata itu. Sedangkan tanggung jawab  dengan pihak ketiga berupa bagi hasil dari pendapatan objek wisata. 

Karena kerja sama dengan pihak ketiga, Komisi D DPRD Bangkalan kemudian melihat capaian kinerja dari peningkatan PAD. Jika pada tahun 2021 sumbang PAD hanya Rp60 juta, maka tahun 2022 harus Rp300 juta.

Kepala Dinas Pariwisata Bangkalan Moh Hasan Faisol mengaku optimis dengan rancangan pariwisata yang sudah dibuatnya. Sebab, salah satu rencana besar yang akan dilakukan nanti adalah akan membuat warung apung di tengah danau. 

Mengenai target PAD yang diminta untuk naik, menurut Faisol hanya Rp 60 juta. Sedangkan hingga saat ini objek pariwisata belum dibuka kembali, sehingga capaiannya masih sekitar 41 persen. 

“Kami memang masih terbatas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jadi susah,” ungkapnya. 

Sedangkan peningkatan PAD yang diminta oleh Komisi D DPRD Bangkalan saat bertemu dalam forum beberapa waktu lalu, pihaknya menyanggupi untuk naik hingga 200 persen atau senilai Rp300 juta. Baginya, hal itu bisa saja, asal nanti diberikan prioritas dana dan perencanaan.

Sementara menurut Ketua Komisi D DPRD Bangkalan Nur Hasan, perkembangan pariwisata di Bangkalan sudah seharusnya meningkat. Agar bisa mampu menarik wisatawan bersedia masuk dan nyaman berwisata di Bangkalan. 

“Fokus pariwisata sudah kami tentukan, jadi tinggal bagaimana teknis pengelolaannya,” ucap Nur Hasan.

Menurut Nur Hasan, jika memiliki konsep yang bagus untuk pariwisata, meskipun kondisi pendanaan minim, dia mempersilahkan ajukan pinjaman dan juga permohonan. Namun dia memberi catatan, hal itu dipenuhi dengan syarat, target yang akan dicapai harus jelas. 

Seperti yang sudah dilakukan oleh Dinas Pariwisata Bangkalan, OPD tersebut menggandeng pihak ketiga dalam menggarap konsep pariwisatanya. Sehingga menurut Nur Hasan sistem kerja sama harus tetap bisa memberikan sumbangsih banyak pada masyarakat daerah. 

“Kalau sudah ada kerja sama, maka harus meningkat, perlu dipertanyakan jika nanti masih stagnan,” papar Nur Hasan mengenai kelayakan target PAD yang dinaikkan hingga 200 persen dari jumlah keuntungan yang didapatkan selain sisa pengelolaan..

Reporter: Helmi Yahya

Redaktur: Wawan A. Husna

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *