Sukses Taklukkan Kota Malang, Cabor Gobak Sodor Pamekasan Ditunggu Kediri

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN -Kontingen asal Pamekasan cabang olahraga (cabor) Gobak Sodor atau Hadang berhasil menaklukkan tim asal Kota Malang pada Pekan Olahraga Tradisional Jawa Timur 2021. Pada kompetisi yang digelar di Pacitan itu Pamekasan menang atas Kota Malang dengan skor akhir 39-29.

Awalnya, skor Pamekasan sempat tertinggal dari Kota Malang pada babak pertama. Namun, setelah behasil mengetahui kelemahan lawan, Pamekasan berhasil mengakhiri pertandingan dengan baik. Karena itu, Pamekasan akan kembali bertanding dengan Kabupaten Kediri.

Pelatih Atlet Olahraga Tradisional Kabupaten Pamekasan Sama’on mengatakan, ketertinggalan Pamekasan pada babak pertama dikarenakan atlet belum beradaptasi dengan permainan. Selain itu, timnya lebih cenderung bertahan di babak pertama. Namun Pamekasan berhasil menyerang setelah lawan mulai down.

Bacaan Lainnya

“Kita menahan konsep permainan lawan, bagaimana lawan tidak bisa bergerak. Contohnya tadi, di babak kedua kita unggul,” papar Sama’on.

Menurut Sama’on, timnya memiliki kelebihan secara fisik. Fisik mereka sudah teruji dengan seringnya latihan. Namun, masih ada beberapa pemain baru yang fisiknya butuh pembinaan.

“Jika masih ada waktu tiga bulan untuk dibimbing, kami yakin mereka akan komplit,” tambahnya.

Kapten tim Gobak Sodor Risqina Widhya Afifah menjelaskan, timnya sempat gugup di awal pertandingan. Sebab, timnya belum mengetahui kelemahan lawan. Setelah lawan mulai kehabisan stamina, tim mereka berhasil menyobek pertahanan lawan.

“Kunci dalam permainan ini yaitu kompak. Komunikasi antar pemain di arena harus dimaksimalkan, karena ini permainan tim,” ungkapnya dengan nafas tak terkontrol seusai pertandingan.

Asisten Pelatih Atlet Olahraga Tradisional Kabupaten Pamekasan Apriyanto menjelaskan, tim Gobak Sodor ini sebenarnya sudah terlatih. Sebab, mereka menjalani latihan seminggu empat kali di lapangan Pendopo Ronggosukowati. Tiga kali saat malam dan sekali saat siang.

Apriyanto menambahkan, pada pertandingan berikutnya timnya harus lebih berhati-hati. Sebab, selain tim dari Kabupaten Kediri lebih diunggulkan di atas kertas, stamina tim dari Pamekasan mulai menurun karena dikuras saat melawan Kota Malang.

“Dengan Kediri memang rival berat. Tapi kami tetap yakin, karena tim kami sudah latihan keras,” terangnya.

Reporter: Ali Wafa

Redaktur: Miftahul Arifin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.