Sulap Sampah Jadi Bahan Kerajinan, Komunitas “Bank Sampah Sekarduluk” Targetkan Gali Potensi Desa

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IST) SEMANGAT: Personel Komunitas Bank Sampah Sekarduluk saat melakukan daur ulang sampah.

KABARMADURA.ID, SUMENEP-Sepak terjang komunitas yang satu ini bisa dibilang cukup unik. Di tangan merekalah, sampah diolah menjadi barang menarik yang bernilai. Nama komunitasnya adalah Bank Sampah Sekarduluk, dan kantornya ada di Dusun Somangkaan Desa Karduluk Kecamatan Pragaan, Sumenep.

Melalui kreativitasnya, para anggota komunitas Bank Sampah Sekarduluk mampu menyulap barang bekas menjadi berharga.  Komunitas tersebut juga merupakan binaan Jaringan Pengawas Kebijakan Pemerintah (JPKP) Kecamatan Pragaan, yang secara spesifik anggotanya terdiri dari ibu-ibu dari desa setempat.

Tujuan awal berdirinya komunitas tersebut yakni bergerak bergerak di bidang pengolahan sampah untuk daur ulang dan pengolahan sampah untuk kerajinan.

Pendiri Bank Sampah Sekarduluk Moh Abdan Syakuro menyampaikan, target jangka panjangnya adalah terjaganya lingkungan hidup dan tergalinya potensi masyarakat desa.

“Rumusnya sudah nyata, sesuatu hal kecil jika dilakukan secara konsisten maka pasti akan berkembang menjadi besar. Kami sudah bisa menyulap sampah menjadi bensin atau bahan bakar, bahkan anggota kami menjadi perwakilan diklat di Jawa Timur,” tutur aktivis PMII itu, Minggu (13/6/2021).

Ia juga menambahkan bahwa komunitasnya bekerja sama dengan Pegadaian Cabang Prenduan dengan investasi emas atas nama komunitas  Selanjutnya, ia berharap komunitasnya gencar  mengedukasi masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup.

“Harapan besar kami kepada Pemkab Sumenep, yaitu dengan adanya Bank Samoah Sekarduluk, bisa berdampak positif kepada masyarakat, kami juga berharap kerja sama yang baik dari jajaran pemerintahan dan seluruh stakeholder,” pungkasnya. (ara/maf)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *