Sumenep Hanya Targetkan Investasi Rp500 Miliar di 2021

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) UNIT USAHA: Sektor perdagangan termasuk paling dominan masuk data investasi di Sumenep

KABARMADURA.ID, SUMENEP-Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumenep Didik Wahyudi mengatakan, target investasi di Sumenep masih kecil, yaitu hanya sekitar Rp500 miliar di tahun 2020.

Namun target tersebut tercapai lebih dari 100 persen, sehingga target tahun ini dinaikkan 15 persen dari target tahun sebelumnya. Tahun 2020 lalu, target investasi capai 127 persen. Sedangkan pada tahun 2019, terdapat 56 investor yang berhasil direkapitulasi dengan besar modal Rp134.954.830.593.

Bacaan Lainnya

Unit usaha yang paling diminati adalah bidang perindustrian, perhotelan atau penginapan, restoran atau rumah makan, perumahan, dan ruko.Selain itu, ada perkantoran yang meliputi super market dan super mall, jasa konstruksi pergudangan, transportasi darat dan laut, kesehatan yang meliputi rumah sakit umum atau bersalin, swasta, apotek, dan toko obat.

Yang paling dominan dan digemari investor adalah unit usaha koperasi, jasa hiburan atau rekreasi yang menyajikan usaha swasta, travel, diskotik, tempat karaoke, video game, dan playstation.

“Data tahun 2020 masih tidak jauh beda, karena Covid-19 kan banyak unit usaha yang berkurang, bukan bertambah,” imbuhnya.

Untuk investor yang mengajukan izin, hanya melaporkan modal awalnya.Selanjutnya, mereka sudah tidak perlu memperbaharui laporan, kecuali membuka usaha atau menanam modal baru.

“Kalau kami itu masih ke produk-produk lokal seperti kerajinan tangan dan produk lainnya,” pungkasnya. (ara/waw)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *