oleh

Sumenep Penerima BOS Tertinggi se-Madura

KABARMADURA.ID, SUMENEP – Alokasi dana bantuan operasional sekolah (BOS) tahun 2021 di Sumenep cukup fantastis. Sebab, kenaikannya tercatat paling tertinggi di Madura. Hal tersebut berdasarkan keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 16/P/2021 tentang Satuan Biaya Dana BOS Reguler.

Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep Mohamad Iksan mengatakan, untuk wilayah Madura, kabupaten Sumenep penerima paling tinggi nominalnya per siswa. Bahkan se-Jawa Timur menduduki posisi kedua setelah Kabupaten Gresik.

“Peningkatan nilai BOS di Sumenep drastis dari tahun sebelumnya,” katanya, Kamis (11/8/2021)

Iksan melanjutkan, dengan kenaikan BOS tersebut, tentunya sekolah harus lebih profesional untuk mempergunakan. Sebab, selain diawasi secara ketat, sistem pelaporannya juga ada perubahan dari tahun sebelumnya.

“Kami akan terus mengontrol sekolah-sekolah serta memberikan pembinaan, khususnya SD dan SMP,”ujarnya.

Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) Pendidikan Jawa Timur Wilayah Sumenep Syamsul Arifin mengatakan, dana BOS SMA,SMK, dan SLB meningkat. Harapannya, semua sekolah dapat merasakan BOS tanpa ada penyelewengan. Naiknya BOS karena ada regulasi baru.

“Kami bangga Sumenep merupakan kabupaten tertinggi di Madura dalam hal besaran BOS,” tandasnya.

Cabdin mengingatkan, peruntukan dana BOS. Di antaranya, pelatihan guru dan penyediaan buku pelajaran. Dia menjelaskan, penyediaan pegawai juga bisa dialokasikan dari dana BOS.

“Perlu adanya keterbukaan tentang dana BOS,” ucap pria yang akrab disapa Samsul itu.

Guru MA Bluto Badrit Tamam mengatakan, meski dana BOS meningkat, di sekolahnya hingga saat ini masih belum merasakan dana tersebut. Sebab, saat ini masih belum dapat dicairkan.

“Kami sangat berharap BOS segera cair,” singkatnya.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Sumenep M. Syukri memaparkan, keterbukaan informasi terkait pengelolaan dana BOS itu penting. Sebab, hal tersebut bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat selaku user alias pengguna dari lembaga pendidikan. Dia berharap guru dan kepala sekolah mampu menjaga diri supaya tidak sampai terjadi penyelewengan.

Menurutnya, sesuai ketentuan pembentukan komite sekolah yang baru, anggotanya harus mewakili masyarakat. Dengan demikian, tidak ada lagi tudingan bahwa komite sekolah itu adalah tangan kanan kepala sekolah.

“Kedepan penyelewengan BOS harus dihindari,” pungkasnya. (imd/mam)

-Kenaikan Dana BOS Tahun 2021

SD : Rp900.000 menjadi Rp1.050.000

SMP: Rp1.100.000 menjadi Rp1.330.000

SMA: Rp1.500.000 menjadi Rp1.860.000

SMK: Rp1.600.000 menjadi Rp2000.000

SLB: Rp2000.000 menjadi Rp4.260.000

-Dana BOS di Madura Sumenep Tertinggi

Kabupaten Bangkalan

SD Rp 1,010,000.00

SMP Rp1,260,000.00

SMA Rp 1,720,000.00

SMK Rp1,830,000.00

SLB Rp 3,980,000.00

Kabupaten Pamekasan

SD Rp1,030,000.00

SMP Rp1,310,000.00

SMA Rp1,830,000.00

SMK Rp1,960,000.00

SLB Rp4,190,000.00

Kabupaten Sampang

SD Rp1,030,000.00

SMP Rp1,300,000.00

SMA Rp1,810,000.00

SMK Rp1,950,000.00

SLB Rp4,160,000.00

Kabupaten Sumenep

SD Rp1,050,000.00

SMP Rp1,330,000.00

SMA Rp1,860,000.00

SMK Rp2,000,000.00

SLB Rp4,260,000.00

Nomor II Se- Jawa Timur

Kabupaten Gresik

SDRp 1,120,000.00

SMPRp 1,390,000.00

SMARp 1,900,000.00

SMKRp 2,020,000.00

SLBRp 4,400,000.00

Kabupaten Sumenep

SD Rp1,050,000.00

SMP Rp1,330,000.00

SMA Rp1,860,000.00

SMK Rp2,000,000.00

SLB Rp4,260,000.00

SUMBER DATA: Dinas Pendidikan Sumenep dan Cabang Dinas (Kacabdin) Pendidikan Jawa Timur Wilayah Sumenep

 

 

Komentar

News Feed