Survei Pandemi di Bangkalan Tanpa Sosialisasi

  • Bagikan
(FOTO: KM/HELMI YAHYA) MINIM: Hasil survei pandemi Covid-19 di Kabupaten Bangkalan belum maksimal, akibat Badan Pusat Statistik (BPS) tidak melakukan sosialisasi.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN – Badan Pusat Statistik (BPS) Bangkalan tidak melakukan sosialisasi tentang survei dampak pandemi Covid-19. Akibatnya, hanya 80 orang di daerah yang sudah mengisi survei via online.

Salah satu warga Desa Kapor Kecamatan Burneh Bangkalan Afif Alimuddin mngaku, tidak mengetahui adanya pendataan survei respon masyarakat terhadap dampak pandemi Covid-19. “Yang ada itu survei bantuan, kalau survei pandemi tidak ada,” katanya, Rabu (14/7/2021).

Bahkan, kepada desa (kades) maupun perangkatnya tidak memberitahu adanya survei tersebut. “Walaupun tahu, tidak ada manfaatnya. Karena warga, kemungkinan jarang yang akan mengisi,” ulasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Neraca Wilayah dan Analisis Data Statistik BPS Bangkalan Yeni Arisanti mengaku, kesulitan lantaran respon survei dampak pandemi yang sudah direalisasikan masih sedikit yang mengisi.

Disinggung mengenai tidak adanya sosialisasi, diakui memang sengaja tidak dilakukan. Sebab, surveinya dilakukan secara online. Apalagi, ketersediaan petugas terbatas akibat pandemi Covid-19.

“Ini survei online, jadi kami juga mengupayakan sosialisasinya secara online,” ulasnya.

Bahkan, sudah meminta bantuan kepada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bangkalan untuk menyebarluaskan informasi tersebut. Hanya saja, hasilnya baru 80 orang yang mengisi survei tersebut.

“Kami kesusahan mendapatkan data, masyarakat masih salah paham dan menganggap pendataan akan mendapatkan bantuan. Padahal, nanti hasil survei akan menjadi data penting untuk perencanaan pembangunan,” jelasnya.

Contoh sederhana, lanjut Yeni mengungkapkan, gedung sekolah yang harus ada untuk menampung anak usia sekolah di suatu wilayah membutuhkan data jumlah anak usia sekolah. “Kalau pandemi, mengenai jumlah fasilitas kesehatan yang harus ada untuk melayani kesehatan masyarakat,” paparnya.

Yeni berharap, agar masyarakat bisa ikut serta mendukung survei tersebut. Setidaknya nanti, bisa diketahui kebutuhan jangka panjang yang harus disediakan oleh pemerintah pada masa pandemi. (hel/ito)

Baca juga  Asah Kreativitas dengan Terbitkan Majalah
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan