oleh

Syafiuddin: Madura Butuh Tol untuk Pembangunan Ekonomi

Kabarmadura.id/Pamekasan-Selain kembali mencuatnya pembentukan Provinsi Madura yang akhir-akhir ini menjadi pembahasan publik, baik dari masyarakat secara umum dan beberapa tokoh yang ada, rupanya pembahasan yang juga tidak bisa dilewatkan tentang pembangunan tol di Madura, hal ini menarik perhatian masyarakat dan juga beberapa tokoh masyarakat.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Syafiuddin menyampaikan, gagasan terkait rencana pembangunan tol di Madura, dari ujung pelabuhan Bangkalan sampai kabupaten Sumenep, memang santer diisukan.

Pembangunan jalan tol di Madura yang nantinya akan menyambungkan wilayah Surabaya, Gresik, hingga Mojokerto ke pulau garam itu, direncanakan sudah akan mulai digarap pada 2020.

Namun pelaksanaan itu terganjal akibat beberapa hal teknis, hingga keberadaan Covid-19 yang melumpuhkan berbagai sektor.

Dirinya berharap, rencana tersebut bisa segera terealisasi. Dirinya meyakini, pembangunan jalan tol di Madura akan membantu perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

“Madura memang sangat membutuhkan jalan poros tengah. Dengan adanya rencana ini tentu sangat membantu terhadap tranportasi yang ada, demi mempercepat segala bentuk kegiatan, baik itu bidang perekonomian dan juga lain sebagainya,” ungkapnya, Syafiuddin, Rabu (16/9/20).

Menurut Ketua PC GP Ansor Pamekasan itu, kemacetan jalan sangat menggangu terhadap jalur ekonomi yang ada di Madura. Terlebih jalur selatan Madura sebagai penghubung transportasi masyarakat lintas provinsi, sangat tidak mendukung laju pertumbuhan ekonomi.

“Tidak bisa dipungkiri Madura memang sangat membutuhkan pembangunan jalan tol itu, selain alasan tranportasi yang semakin singkat, tentunya juga akan membantu terhadap berkembangnya pariwisata yang ada di Madura,” imbuhnya.

Kalaupun tidak terealisasi, tambah Syafiuddin, di Madura tetap harus ada pembangunan jalan di jalur tengah sebagai jalan alternatif, kerena hal itu juga akan membantu roda perekonomian yang ada di Madura.

“Meskipun pada saat ini menurut informasi yang saya terima, anggaran untuk pembangunan jalan tol itu masih untuk Kabupaten Bangkalan dan Kabupaten Probolinggo. Semoga program ini dapat terealisasi,” tutupnya. (mukhtar/pin)

Komentar

News Feed