Syarat PTM, Disdik Sumenep Mewajibkan Semua Guru Divaksin

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) DIVAKSIN: Masyarakat sudah divaksin sehingga keamanan tetap terjamin, termasuk bagi tenaga pendidik yang belum divaksin agar segera divaksin dalam menjelang penerapan PTM.

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Menjelang penerimaan siswa baru, pembelajaran tatap muka (PTM) direncanakan akan diterapkan di sekolah. Meski Satuan petugas (Satgas) Covid-19 mengakui daerah lain masih tetap krusial Covid-19, tapi Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep memastikan PTM akan dilaksanakan dengan mengikuti protokol kesehatan.

Kepala Disdik Sumenep Moh. Iksan menyampaikan, PTM akan diberlakukan di seluruh sekolah di kabupaten paling timur Pulau Madura ini. Sebab, proses pembelajaran berbasis dalam jaringan (daring) sudah tidak terlalu efektif.

Bacaan Lainnya

“Masih tetap seperti anjuran kemarin,” ucapnya, Rabu (16/6/2021).

Penerapan PTM menurutnya karena sebagian guru sudah mengikuti vaksinasi. Sehingga dipastikan pada tahun ajaran baru akan tetap diterapkan yang direncanakan pada 12 Juli 2021 mendatang.

Ditambahkannya, penerapan PTM mengacu kepada Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri, yakni Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Menteri Agama (Menag), Menteri Kesehatan (Menkes) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

“Keputusan dari kementerian tidak ada perubahan, dan kami sudah mengirim surat edaran agar guru wajib divaksin, kami sudah melakukan sebagian,” papar dia.

Dikatakan pria yang familiar dipanggil Iksan itu, meski demikian sekolah wajib menyediakan protokol Covid-19, wajib menyusun standar operasional prosedur, serta semua guru sudah tervaksinasi sebelum tanggal (12/7/2021).

Lanjut dia, pihaknya akan terus mengkoordinasikan kepada sekolah untuk segera mempersiapkan dalam penerapan PTM tersebut. Pihaknya berharap agar penerapan PTM dapat terwujud tanpa kendala.

“Sudah ada 7 ribu guru lebih atau 80 persen sudah divaksin, tinggal sebagian saja, dan itu terus kami pantau agar kepala sekolah memerintahkan agar divaksin,” pungkasnya. (ara/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *