oleh

Syarat Terus Dianggap Kurang, Insentif Nakes Tak Kunjung Cair

Kabarmadura.id/SUMENEP-Insentif Tenaga Kesehatan (Nakes) yang menangani pasien Covid-19 tidak kunjung cair. Padahal, seharusnya dana tersebut sudah cair sejak Juli 2020 lalu.

Kepala Bidang Sumber daya Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Moh Nur Insan mengatakan, hingga saat ini insentif belum dapat dicairkan. Sebab, masih proses penyempurnaan persyaratan atau kekurangan berkas.

“Berkas-berkas banyak yang salah, hingga saat ini belum diperbaiki,” katanya, Kamis (20/08).

Berkas yang dimaksud, kata Nur Insan, antara lain kesalahan jadwal, kesalahan nama dengan NIK, dan dikembalikan pada RSUD dr H Moh Anwar Sumenep. Hingga saat ini masih belum diperbaiki. Hal itulah yang membuat pencairan insentif nakes telat.

“Jika segera diperbaiki maka akan maka akan segera dicairkan,” ujar dia.

Dia mengatakan, sebaiknya RSUD secepatnya memperbaiki berkas tersebut
karena mereka sudah bekerja luar biasa dan harus diberikan insentif.

Diketahui, Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/278/2020, besaran insentif yang diterima oleh tiap nakes berbeda. Untuk dokter spesialis akan mendapatkan maksimal Rp 15 juta per bulan, sedangkan dokter umum Rp 10 juta, perawat Rp 7,5 juta, dan tenaga medis lainnya dijatah maksimal Rp 5 juta per bulan.

Menurutnya, pihak RSUD berjanji hari Senin (24/08) segera melengkapi berkas yang dumaksud. Jika sudah tanpa ada perbaikan. Maka, langsung akan dicairkan. “Pencairan tergantung kelengkapan berkas,” paparnya.

Direktur RSUD Sumenep dr. H. Moh. Anwar Sumenep Dr. Erliyati sudah mengusulkan perawat dan dokter. Namun, dari dinkes masih diperbaiki
Bahkan, menurutnya bagaikan bola pimpong yang terus menerus menerima kesalahan. Sehingga, terus diperbaiki oleh RSUD.

“Kami ibarat memperbaiki skripsi ketika ada kesalahan suruh perbaiki. Dinkes tidak menyarankan kesalahan secara terperinci. Sehingga, ketika ada salah dicoret lalu balik terus begitu,” ujarnya.

Dirinya mengakui berkas yang dimaksud sudah dikembalikan ke Dinkes. Sehingga saat ini sifatnya hanya menunggu. “Kami tidak dapat apa-apa hanya memperjuangkan tenaga nakes soalnya layak mendapatkan insentif itu,” tuturnya.

Ditambahkan, sebanyak 50 orang nakes yang diajukan pada Dinkes. Saat ini masih menunggu pencairan. Harapannya, selambatnya hari Senin (24/08) sudah dapat dicairkan. (imd/ong)

 

Komentar

News Feed