Laporan Dugaan Pelanggaran Netralitas ASN pada Pemilu Terlambat, Ini Kata Bawaslu Pamekasan

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pamekasan tidak bisa melanjutkan laporan dugaan pelanggaran netralitas aparatur sipil negara (ASN) pada Pemilihan Umum atau Pemilu 2024. Dugaan pelanggaran itu berupa salah seorang ASN di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Slamet Martodirdjo (SMart) Pamekasan menjadi saksi partai politik (parpol) saat rapat pleno rekapitulasi penghitungan hasil suara pemilu di Kecamatan Palengaan.

Oknum ASN RSUD SMart Pamekasan yang Jadi Saksi Parpol di Rekapitulasi Tingkat Kecamatan Belum Disanksi

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Slamet Martodirdjo (SMart) Pamekasan dr. Budi Santoso mengaku oknum pegawainya yang ditemukan menjadi saksi partai politik (parpol) pada rapat pleno rekapitulasi hasil pemilu tingkat kecamatan di Palengaan belum disanksi. Padahal, sudah sangat jelas yang bersangkutan diduga melanggar netralitas aparatur sipil negara (ASN) dalam pemilu.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.