Tahun 2022 Masih Ada Siswa Tidak Lulus di Sumenep

(KM/MOH RAZIN) MASIH TERSISA: Tahun ini masih ada siswa yang dinyatakan tidak lulus dengan alasan yang beragam.

KABARMADURA.ID | SUMENEP-Dari 147 sekolah menengah atas (SMA) sederajat di Sumenep, baik negeri maupun swasta, masih terdapat siswa yang dinyatakan tidak lulus.

Informasi kelulusan untuk siswa tingkat sekolah menengah atas (SMA) sudah diumumkan. Sementara untuk sekolah menengah kejuruan (SMK), akan diumumkan pada bulan mendatang.

Kepala Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Jawa Timur wilayah Sumenep Syamsul Arifin menyampaikan, jumlah siswa kelas akhir SMA negeri se-Sumenep mencapai 2 ribu lebih siswa, jumlah siswa SMA swasta juga lebih 2 ribu orang, sementara yang tidak lulus masih 3 orang.

Bacaan Lainnya

Alasan tidak lulus  karena  berhenti dan salah satu siswa banyak melakukan pelanggaran, sehingga nilainya hanya sampai predikat cukup.

Sedangkan untuk SMK negeri, belum ada informasi jumlah kelulusan siswa kelas akhir, karena pengumumannya masih bulan Juni mendatang.

“Sementara untuk siswa kriteria lulus harus mempunyai minimal nilainya baik, di bawah itu sudah tidak bisa dinyatakan lulus,” imbuh Syamsul.

Secara persentase, untuk kelulusan tahun sebelumnya, kepala SMAN 1 Sumenep itu merinci,  SMK negeri mencapai 99,72 persen dan yang tidak lulus 0,28 persen, SMK swasta 98,72 persen dan yang tidak lulus 1,28 persen, SMA negeri peserta lulus 99,66 persen dengan tidak lulus 0,44 persen, dan  SMA swasta 98,92 persen dinyatakan lulus dan yang tidak lulus 1,08 persen.

“Untuk tahun ini masih belum bisa dipersentase, kami terus menunggu laporan dari sekolah-sekolah,” paparnya.

Teknis pengumuman akan berbeda dengan tahun sebelumnya, artinya sekarang tidak sepenuhnya diserahkan kepada sekolah, tetapi wajib diumumkan secara online.

Sementara menurut Wakil Ketua Komisi lV DPRD Sumenep Siti Hosna, sudah saatnya Sumeneo meratakan prestasi antara negeri dan swasta. Artinya, seluruh sekolah minimal ada target prestasi akademik maupun nonakademik.

“Sehingga setelah lulus mudah mendapatkan akses masuk ke sekolah yang lebih tinggi, yaitu perguruan tinggi,” paparnya.

Reporter: Moh. Razin

Redaktur: Wawan A. Husna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.