KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Seleksi calon aparatur negara (CASN) 2023 dipastikan tidak akan dibuka khusus untuk Pamekasan. Kebutuhan formasi yang diajukan sejak Mei lalu, belum ditanggapi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB) sampai Juli 2023.
Kendati demikian, seleksi pegawai negeri sipil (PNS) tetap digelar, namun hanya untuk formasi di kementerian.
Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan, Pembinaan dan Informasi Kepegawaian (PPIK) BKPSDM Pamekasan Mustain Ramli mengatakan, pada rapat koordinasi mengenai penyusunan kebutuhan ASN, masing-masing daerah sudah mengusulkan pembukaan formasi PNS, termasuk Pamekasan.
Sayangnya, KemenPAN RB hanya akan membuka seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), sehingga mau tidak mau harus mengabaikan kebutuhan PNS
Keputusan tersebut memperpanjang masa ketiadaan seleksi PNS di Pamekasan dalam dua tahun terakhir. Selama itu hanya dibuka seleksi jalur PPPK.
“Justru sebenarnya kalau mau dibilang kebutuhan, kami butuhnya dari level pelaksana, yaitu staff, dan staf itu hanya bisa dipenuhi dari jalur rekrutmen CPNS, sedangkan untuk PPPK itu hanya untuk jabatan fungsional saja,” paparnya
Diakuinya, koordinasi dengan KemenPAN RB sudah dilakukan. Sebab, masing-masing kebutuhan formasi secara nasional sudah terpetakan.
Berdasarkan data yang dirangkum Kabar Madura dari website resmi KemenPAN RB, kebutuhan ASN nasional tahun 2023 sebanyak 1.030.751. Dari jumlah itu, 15.858 untuk CPNS dosen, 18.595 CPNS tenaga teknis, 6.742 untuk PPPK dosen, dan PPPK tenaga guru 12.000.
Adapun tenaga daerah, kuota PPPK guru 580.202, PPPK tenaga kesehatan 327.542, dan PPPK tenaga teknis lainnya 35.000. Sedangkan jumlah alokasi PNS sekolah kedinasan sebanyak 6.259.
Sementara usulan dari Pamekasan sebanyak 470 formasi, yanh terdiri dari PPPK guru, PPPK tenaga kesehatan, dan PPPK tenaga teknis lainya.
“Kalau pelaksanaan seleksi masih belum ada kepastian, tetapi kalau dilihat dari turunnya formasi awal Agustus, kemungkinan September, Oktober, dan Nopember akan dilakukan pembukaan pendaftaran seleksi,” ujarnya.
Pewarta: Khoyrul Umam Syarif
Redaktur: Wawan A. Husna





