Tahun 2024, BPBD Pamekasan Hanya Usulkan Dua Desa untuk Terkaver Program Destana

KABAR MADURA | Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan tahun ini hanya mengusulkan dua kelurahan/desa untuk terkaver program Desa Tangguh Bencana (Destasna). Dua kelurahan/desa itu adalah Kelurahan Kolpajung dan satu desa di Kecamatan Pegantenan.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan Kesiapsiagaan dan Pengendalian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan H. Zainal Mistuki mengatakan, kedua desa itu diusulkan ke provinsi. Sebab, apabila hanya mengandalkan anggaran dari daerah setempat cukup sulit terpenuhi karena terbatas anggaran.

“2024 kemungkinan lebih dari satu. Karena yang kami ajukan dua desa. Kalau yang 2023 hanya satu desa yang terprogram Destana,” katanya kepada Kabar Madura, Senin (8/1/2024).

Anggaran yang dibutuhkan untuk masing-masing desa sebesar Rp100 juta. Anggaran itu diperuntukkan untuk seluruh kegiatan, mulai dari sosialisasi, penanganan, operasional, dan lainnya. Desa yang menjadi sasaran Destana ini adalah desa berpotensi rawan bencana. Sehingga, diharapkan bisa menanggulangi bencana sejak dini.

Baca Juga:  Serapan APBD Sumenep Rendah

Mistuki menjelaskan, terbentuknya Destana di Pamekasan memang masih terbilang minim. Berdasarkan data di instansinya, dari 19 desa/kelurahan, hanya ada 14 desa/kelurahan yang sudah terbentuk Destana terhitung sejak 2017 hingga 2023.

Minimnya Destana itu dikarenakan terbatasnya anggaran dari daerah. Sehingga, pengajuan hanya bisa dilakukan ke provinsi. Nantinya, lanjut Mistuki, desa yang sudah terbentuk Destana itu akan melakukan beberapa program, di antaranya, pengkajian risiko bencana, pembentukan forum relawan bencana desa/kelurahan, perpaduan kebencanaan, dan lainnya.

“Desa yang sudah terbentuk Destana, Sumdengan, Lemper, Barurambat Timur, Kengenan, Jelmak, Leden, Patemon, Parteker, Jungcangcang, Gladak Anyar, Bugih, Tanjung, Nyalabuh Laok, dan Tebul Barat,” jelasnya.

Baca Juga:  BPBD Pamekasan Canangkan Bantuan Rp1 Juta untuk Rehabilitasi Asbes Rumah Korban Angin Kencang

DESA YANG TERKAVER PROGRAM DESTANA DI PAMEKASAN

Tahun  2017

  1. Desa Jalmak
  2. Desa Laden
  3. Kelurahan Parteker
  4. Kelurahan Jungcangcang

Tahun 2018

  1. Desa Sumedangan
  2. Desa Lemper
  3. Kelurahan Barurambat Timur
  4. Kelurahan Kangenan
  5. Kelurahan Patemon
  6. Kelurahan Gladak Anyar

Tahun 2020

  1. Desa Tebul Barat

Tahun 2021

  1. Kelurahan Bugih

2022

  1. Desa Nyalabuh Laok

2023

  1. Desa Tanjung

WILAYAH BERPOTENSI ALAMI BENCANA ALAM

  • Banjir

Kecamatan kota dan Pademawu

  • Longsor

Kecamatan Kadur, Waru, Pakong, Pasean dan Batumarmar

  • Puting Beliung

Kecamatan Palengaan, Proppo, dan Galis

Sumber data: BPBD Pamekasan.

Pewarta: Safira Nur Laily

Redaktur: Sule Sulaiman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *