Tak Kunjung Dilelang, Puluhan Mobdin Milik Pemkab Bangkalan Dibiarkan Mangkrak

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FA'IN NADOFATUL M) MANGKRAK: Mobdin yang terparkir di belakang kantor BPKAD tak kunjung dilakukan pelelangan.

KABARMADURA.ID, BANGKALAN– Keberadaan puluhan mobil dinas (mobdin) milik Pemerintah Kabupaten Bangkalan dibiarkan mengkarat. Aset kendaraan dinas itu dibiarkan mangkrak di belakang kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bangkalan.

Kepala BPKAD Bangkalan Abdul Aziz menuturkan, pihaknya baru bisa melakukan lelang ketika sudah ada instruksi dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) di Pamekasan. Pihaknya mengaku, jika surat instruksi tersebut sudah keluar baru bisa dilakukan lelang.

Bacaan Lainnya

“Awalnya ada 25 mobdin, tapi yang empat masih bisa dipakai. Kalau masih dipakai kenapa harus dilelang, jadi totalnya mungkin nanti hanya 21 mobdin,” tuturnya, Rabu (9/12/2020).

Menurut Aziz, selain menunggu surat instruksi dari KPKNL sejak Oktober lalu, lelang bisa dilaksanakan pada tahun 2021 nanti. Tergantung dari KPKNL kapan bisa melakukan lelang. Sebab, instansinya hanya memfasilitasi saja.

“Saya tidak hafal mobilnya dari dinas mana saja. Ada dari mobdin mulai eselon III dan II,” dalihnya.

Dia menjelaskan, nantinya tidak semua mobdin bisa dilelang. Sebab, ada kendaraan yang tidak layak untuk dilelang. Salah satunya yakni kendaraan dari Disperindag yang tidak layak lelang, karena sudah terlalu tua dan mesinnya tidak hidup.

“Jadi nanti beda penghapusannya untuk kendaraan dinas,” ungkapnya.

21 mobdin yang akan dilelang ini menurutnya, merupakan hasil pengajuan dari beberapa organisasi perangkat daerah (OPD), yang dinilai sudah tidak layak pakai. Aziz menjelaskan, mobdin tidak layak pakai ini jika tetap digunakan bisa menghabiskan perawatan yang cukup besar. Sehingga, alternatifnya harus dilakukan penghapusan.

“Semua dinas boleh mengajukan, nanti yang masuk kriteria penghapusan bisa kami lelang,” tandasnya. (ina/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *