oleh

Tambah 2, Pasien Terinfeksi Covid-19 di Pamekasan Jadi 7 Orang

Kabarmadura.id/BANGKALAN-Setelah memulangkan dua pasien terinfeksi Covid-19 lantaran diperkirakan sudah sembuh, Kabupaten Pamekasan kembali mendapat tambahan pasien baru yang terinfeksi Covid-19.

Berdasarkan update informasi dari Infocovid19.jatimprov.go.id, per 24 April 2020, di Kabupaten Pamekasan terdapat penambahan dua orang pasien terinfeksi Covid-19.

Dengan tambahan itu, membuat jumlah pasien terinfeksi Covid-19 di Pamekasan menjadi 7 orang. Dari ketujuh pasien tersebut, satu di antaranya telah meninggal dunia dan dua dipulangkan karena dinyatakan sembuh.

Bahkan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Slamet Martodirdjo (SMart) Pamekasan selaku rumah sakit yang melakukan isolasi perawatan para pasien itu, akan kembali memulangkan dua pasien lagi.

Kabar tersebut dibenarkan oleh Kepala Bagian Protokol  dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat  Kabupaten (Setkab) Pamekasan Sigit Priyono, bahwa terdapat dua pasien terkonfirmasi terinfeksi Covid-19, keduanya berjenis kelamin perempuan dengan usia 60 tahun dan 53 tahun, asal Kecamatan Proppo dan Kecamatan Palengaan.

Untuk pasien perempuan berusia 60 tahun, sebelumnya berstatus orang dalam resiko (ODR) dan diisolasi secara mandiri.

Kemudian, hasil perkembangan pemantauan pada tanggal 12 April 2020, dia berubah status menjadi orang dalam pantauan (ODP).

Selanjutnya pada tanggal 14 April 2020, pasien tersebut diambil sampel yang dilakukan melalui swab tenggorokannya di RSUD Smart Pamekasan.

Sampel swab tersebut kemudian dikirim ke Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Surabaya milik Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk diteliti.

Pada tanggal 24 April 2020, hasil laboratorium BTKLPP Surabaya menyatakan pasien terinfeksi Covid-19. Pada tanggal yang sama, hasil laboratorium Litbangkes Kemenkes di Jakarta, pasien juga dinyatakan terinfeksi Covid-19.

Selanjutnya pasien ini berlabel kode Pasien 06, atau pasien keenam yang terinfeksi Covid-19 di Pamekasan.

Sementara itu, pasien berjenis kelamin perempuan usia 53 tahun asal Kecamatan Palengaan, sebelumnya berstatus ODR dan mengisolasi diri secara mandiri.

Yang bersangkutan juga diswab tenggorokannya pada tanggal 14 April 2020 di RSUD Smart Pamekasan. Saat itu, masih berstatus sebagai ODP dengan rawat jalan.

Sampelnya juga dikirim bersamaan dengan Pasien 06, termasuk pengumuman hasilnya bahwa yang bersangkutan terinfeksi Covid-19. Kini yang bersangkutan menjadi berstatus pasien dengan kode Pasien 07, atau pasien ketujuh yang terinfeksi Covid-19 di Pamekasan.

Kendati demikian, Sigit mengatakan, kondisi keduanya secara medis terbilang baik, dan sesuai protokol Kesehatan Covid-19, saat ini tim Satgas Covid-19 sedang melacak siapa saja yang kontak dekat dengan keduanya.

Terpisah, Ketua Satgas Penanggulangan Covid-19 RSUD Smart dr. Syaiful Hidayat mengatakan, pihaknya belum menerima pasien baru, akan tetapi dirinya telah mendengar informasi bahwa terdapat dua pasien yang terkonfirmasi terinfeksi Covid-19.

Menurutnya, saat ini kedua pasien masih di bawah tanggung jawab puskesmas masing-masing kecamatan.

Namun Syaiful menduga, dalam waktu dekat kedua pasien akan dirujuk ke rumah sakit, mengingat di RSUD Smart masih tersedia dua ruang perawatan pasien Covid-19 semenjak dipulangkannya dua pasien sebelumnya.

“Hingga saat ini belum ada penambahan pasien yang dirujuk ke sini, tapi saya sudah mendengar informasi tersebut, sekarang pasien itu masih di bawah tanggung jawab Puskesmasnya, mungkin dalam waktu dekat akan dirujuk kesini,” ucapnya, Jumat (25/4/2029). (ali/waw)

Komentar

News Feed