oleh

Tambah Pemasukan dengan Jadi Driver Taksi Online dan Buka Bisnis Kuliner

KABARMADURA.ID – Mantan bek Madura United Munhar merasakan minimnya pemasukan di tengah wabah Covid-19. Penghasilannya yang semakin krisis itu  imbas dihentikannya kompetisi Liga 1 2020. Ditambah lagi, kompetisi domestik tertinggi Indonesia belum mendapatkan izin dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Akan tetapi, bek yang berusia 34 tahun itu cukup cerdik. Ia mencoba keberuntungan di luar sepak bola, yakni dengan berbisnis kuliner. Ia bersama dengan temannya menjual ayam geprek dan penyetan. Ia membuka usaha tersebut lantaran diajak temannya. Bisnisnya itu diberi nama “Mangan Pedes” atau makan pedas.

Saat ini, bek asal Malang itu baru menerapkan sistem pre-order. Artinya, ketika terdapat pesanan, baru dibuatkan dan diantarkan ke lokasinya masing-masing. Namun, bisnisnya itu khusus daerah Malang dan Lawang. Ia tidak menjualnya dengan harga mahal. Katanya, tidak lebih dari Rp12.500 ribu.

Di samping bisnis kuliner, Munhar memiliki pemasukan lain. Ia menjadi driver taksi online. Ia mengaku tidak gengsi dengan profesi tersebut, sebab bisa mengais rezeki dengan cara halal. Selain itu, ia  juga memiliki mobil sesuai dengan standar taksi online.

Lebih lanjut, bek Persik Kediri ini menyampaikan, tetap menekuni profesi awalnya, yakni pemain sepak bola. Ia tetap inten berlatih dan terkadang bermain bersama teman-temannya. Ia membeberkan,  juga menjadi pelatih di tengah Covid-19 ini.

Diceritakannya, upaya tersebut dilakukan tidak terlepas dari dirinya harus memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya di tengah masa sulit ini.

“Pemain iya, pelatih iya, sopir iya, dan koki pun iya. Bismillah niat ibadah untuk keluarga,” tuturnya.

Diketahui, Munhar bermain untuk Madura United sejak 2016. Kebersamaan dengan tim berjuluk Laskar Sape Kerrab itu berakhir pada musim 2018. Selama bersama tim yang berbasis di Pulau Garam ini, walaupun bermain sebagai bek, ia bisa menyumbangkan dua gol dan satu assist. (idy/maf)

Komentar

News Feed