Tambahan Lahan Terintegrasi Segera Terealisai Tahun Ini

  • Whatsapp
ADA KEMAJUAN: Petambak garam berda di Desa Majungan Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan.

Kabarmadura.id/PAMEKASAN-Ketua Komisi II DPRD Pamekasan Apik mempertanyakan kelanjutan program lahan terintegrasi garam yang diusung Dinas Perikanan (Diskan) Pamekasan tahun 2017 lalu. Teknologi penunjang peningkatan produksi garam itu, diminta segera direalisasikan. Terlebih, tahun anggaran 2019 sudah hampir berakhir, atau sudah masuk bulan Agustus.

“Saya mendesak lahan terintegrasi garam cepat terealisasi,” katanya, Selasa (30/7).

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Pengelolaan dan Pengembangan Kawasan Budidaya Dinas Perikanan Pamekasan Muzanni menyampaikan, program lahan terintegrasi garam saat ini sudah menemukan titik temu.

Walaupun di bulan ini masih belum dapat terealiasi, namun dia optimis, tahun 2019 ini dapat terealisasi. Sebab, pihaknya sudah membahas itu bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia. Dengan begitu, penerbitan rekomendasi pemanfaatan lahan dari KLHK bakal diterbitkan.

“Titik terang sudah di depan kasat mata. Hanya menunggu waktu dari KLHK,” ujaranya.

Muzanni menjelaskan, kata gagal saat ini sudah jauh dari jangkauan. Sebab, Diskan berikhtiar siang malam dalam membahas program tersebut.

“Optimalisasi sudah kami lakukan semaksimal mungkin,” tukas dia.

Muzanni meyakini, manfaat Lahan terintegrasi garam sangat besar bagi peningkatan produksi garam di Pamekasan. Jika mengacu pada tahun 2018 yang total produksinya tembus 140,39 ton per hektar, dengan teknologi tersebut bisa menghasillan 200 ton per hektar.

Saat ini, program itu tinggal menunggu turunnya rekomendasi. Teknolohi itu akan diterapkan di Desa Majungan, Kecamatan Pademawu kabupaten pamekasan

“Kami optimis dalam melakukan lahan terintegrasi tersebut,” pungkasnya. (imd/waw)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *