Tampil Perdana di Madura United, Performa Diego Assis Belum Nampak

  • Whatsapp
Diego Assis tampil perdana bersama Madura United saat melawan Semen Padang, Rabu (28/8/2019) di Stadion Gelora Madura.

Kabarmadura.id-Gelandang anyar Madura United, Diego Assis, sudah menjalani debutnya, Rabu (28/8/2019) malam.  Sayangnya, dalam laga itu, tim tamu, Semen Padang, berhasil menahan imbang dengan skor 1-1.

Tampil di laga resmi perdananya bersama Madura United, Assis berangkat dari bangku cadangan. Dia menggantikan Engelberd Sani di menit menit 38.

Bahkan, sebenarnya sempat diragukan bisa masuk starting eleven. Sebab, statusnya sempat terganjal beberapa persyaratan.

Saat  masuk, Laskar Sape Kerrab (julukan Madura United) sebenarnya telah unggul dengan skor 1-0. Gol tesebut, berkat akselerasi Alfath Fathier yang berbuah gol bunuh diri Prasetyo di menit 18.

Masuknya kreator serangan bernomor punggung 8 itu, menggeser posisi Alfath ke bek sayap. Dia secara bergantian dengan kapten tim, Slamet Nurcahyo, berperan sebagai gelandang serang atau winger.

Sayang, 12 menit jelang peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, Semen Padang mampu mengubah keadaan.

Gawang yang dikawal M Ridho Djazulie berhasil dibobol melalui tendangan jarak jauh striker asingnya, Karl Marx Barthelemy. Skor itu bertahan hingga akhir laga.

Belum menonjolnya peran Assis, kata asisten Pelatih Madura United, Rasiman, cukup dimaklumi. Menurutnya, terlalu dini untuk menilai kinerjanya. Sebab, setiap pemain yang menjalani debut, kerap menemui kesulitan.

Namun Rasiman berharap, performa Assis bisa lebih baik pada pertandingan selanjutnya. Kehadiranya, juga diharapkan bisa menjadi suksesor pendahulunya Zah Rahan Krangar.

Seperti yang diketahui, gelandang berdarah Liberia itu terbekap cedera panjang, sehingga posisinya harus digantikan Assis.

“Ini laga pertamanya, pertandingan pertama buat dia. Rasanya masih terlalu diniuntuk dinilai performanya (Diego Assis). Tapi harapan kami, dia mampu mengisi puzzle yang selama ini hilang, mudah-mudahan lebih baik. Karena, Diego mungkin masih baru, pertandingan pertama tidak mudah,” terangnya.

Terlebih, penampilan Assis di Stadion Gelora Madura (SGM) Pamekasan malam itu, terbilang mendadak. Gelandang serang itu, baru dinyatakan sah bisa bermain, beberapa menit sebelum penentuan daftar susunan pemain (DSP).

Sebelumnya, dia sempat terkendala syarat yang belum terpenuhi, yakni Internasional Transfer Certificate (ITC) dan Izin Memperkerjakan Tenaga Asing (IMTA).

Namun, sehari sebelum menjamu Semen Padang, dua syarat itu berhasil dilengkapi. Sayangnya, pihak operator kompetisi tidak langsung menunjukkan bahwa dia sah untuk dimainkan.

Kendati begitu, sejak berangkat dari hotel, Assis sudah disiapkan dengan berseragam Madura United. Tujuannya, untuk berjaga jika statusnya telah disahkan oleh operator kompetisi.

Akhirnya, beberapa menit sebelum bertanding, nampak dalam sistem pendaftaraan operator kompetisi, dia boleh dimainkan.

Seusai tampil dalam pertandingan itu, playmaker berdarah Brasil itu berjanji akan tampil lebih baik saat timnya menjamu Kalteng Putra di SGM Pamekasan pada Minggu (1/9/2019) mendatang.

“Tadi belum maksimal, saya akan berikan yang lebih baik nanti lawan Kalteng (Putra) ya,” ujar pemain yang belum fasih berbahasa Indonesia itu. (idy/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *